Salah satu cara memperkuat ekonomi suatu negara dalam bidang otomotif adalah dengan menambah produksi suatu komponen tertentu dengan memanfaatkan supplier lokal dan pekerja lokal.

Dengan demikian, uang akan berputar di dalam negeri sehingga ekonomi diharapkan akan menguat karena perputaran uang yang tidak keluar negeri tersebut.

Untuk mendorong hal tersebut, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia atau MMKI pun mengumumkan mulai memproduksi mesin untuk Xpander secara lokal dan juga mendorong komponen lokal Xpander mencapai 80%.

Presiden Direktur MMKI, Shinji Matsumura mengatakan, “Lokalisasi pembuatan mesin Mitsubishi XPANDER merupakan pemenuhan komitmen MMKI untuk memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk turut berpartisipasi dalam menggerakkan ekonomi di Indonesia.”

Perlu diingat bahwa sebelumnya dalam memproduksi Xpander, mesin dari Xpander langsung didatangkan secara utuh dari Jepang yang kemudian dipasang di Indonesia.

Dengan fasilitas produksi tambahan ini, MMKI mampu memproduksi 160.000 unit mesin Mitsubishi Xpander per tahun.

Indonesia sendiri dipilih karena masuk dalam kawasan ASEAN yang menjadi growth driver (pendorong pertumbuhan) pada Rencana Jangka Menengah Mitsubishi Motors. Sehingga, peran MMKI sangat signifikan mengingat MMKI adalah pabrik induk dari Mitsubishi XPANDER dan mesinnya.

“Dengan dimulainya produksi mesin Mitsubishi XPANDER, kami berharap dapat memperkuat bisnis produksi dengan meningkatkan daya saing dan mempergunakan fasilitas produksi secara efektif,” ungkap Shinji Matsumura.