Lihat mobil ini besar kemungkinan bingung.
Basisnya F30, tapi kita terbiasa melihat lalu lalang 320i atau 328i. Sedangkan 330i ini jelas lebih agresif dari saudaranya. Terlihat facelift, dengan dukungan M-Package. Velg yang lebih ringan, jok sport plus trim yang disempurnakan daripada BMW 328i.

Sedan ini mewakili kelengkapan mewah di kelasnya, dengan mesin turbocharger namun bahan bakar lebih ekonomis, plus infotainment terkemuka di kelasnya. Sistem hiburan iDrive BMW adalah tolok ukur presentasi visual dan pengoperasian intuitif.

Padahal Mochamad Rizal Hidayat awalnya kepincut 435i.
Tapi ya itulah, susah menemukannya di Malang dan sekitarnya.

Sehingga beralih ke 330i. Ternyata tak dinyana, untuk daily use sangat enak. Lincah. “Bodinya ramping, sangat enak buat nemenin pergi-pulang kerja,” ucap Dayat, panggilan akrabnya.

Urusan mesin, sementara dikeep. Percaya bahwa tak perlu diutak-atik lagi. Bukan pula kelas mobil kontes pencari piala, ini sedan hanya disentuh bagian undercarriage saja.

Apa konsep modifikasinya? “Entahlah konsepnya apa. Yang jelas, pengen simpel dan enak dilihat,” ucap cah Lowokwaru, kota Malang ini. Tapi yang jelas, kelahiran 1 Desember ini menemui 2 pilihan yaitu TE-37 atau LM-R. Bagi Dayat, dua velg ini tak pernah salah. Walau akhirnya, dipakai BBS LM-R yang fit untuk seri 3.

LM-R dibungkus ban yang looksnya keren tapi semi slick. Pede luar-dalam buat ngegas pol di jalan. Yokohama Advan Neova yang digunakan adalah 255/35ZR19 untuk roda depan dan 265/35ZR19 di roda belakang.

Beres?
Belum!!!
Ada Airbft dibalik bagasi dan keempat titik suspensi. Airbft sebenarnya adalah brand yang sudah lama ada. Markasnya di Taiwan, established sejak 2015.
Merek ini kini dipegang Point 888, sejak dimulainya masa PSBB Jilid 2 pertengahan 2020. Beranikan diri, dengan garansi 1 tahun untuk penggantian tanpa debat dahulu dengan customer.

Pada mobil ini, “Airbft memakai 4-way dengan selenoid management,” ungkap Vibi pentolan Point 888. Istilah 4-way adalah sistem pembagian udara yang dikontrol oleh manajemen yang memerintahkan selenoid untuk membuka dan menutup jalur udara dari dari tangki ke selenoid, lalu disalurkan langsung ke masing-masing 4 balon yang ada di shockbreaker. Dinamakan 4-way juga karena ke-4 balon ini bisa up and down sendiri-sendiri.

Sedikit informasi, perbedaannya dengan 2-way adalah dari selenoid hanya ada 2 output yang masing-masing akan dibagi menjadi 2 jalur di tengah untuk ke bagian roda (kanan/kiri). Perbedaan yang paling mudah dilihat ada di 2-way itu, biasanya bagian depan (atau belakang saja) turun-naik bersamaan.

Terlepas dari perbedaaan tersebut, masing-masing punya pasarnya sendiri. Semua dikembalikan ke selera dan isi dompet, mengingat perbedaan harga 4-way dan 2-way management juga lumayan.

Now, kembali ke air bag mobilnya Dayat.

Apakah worth to buy? Produk ini sudah dilengkapi dengan management system include remote digital indicator dan tambahan Bluetooth yang bisa connect ke handphone (IOS/android). Manajemennya sendiri sudah punya 3 preset memori yang bisa diset sesuai kebutuhan. “Di bagian shockbreaker itu sudah mempunyai sistem coil bag (plug and play). Jadi (lagi-lagi) bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” ucap Vibi. Bahkan shockbreakernya turut dilengkapi pengaturan soft and hard 35 klik damping.

Untuk aplikasi di Poin 888, rata-rata estimasi 8 jam pemasangan. Jika finalisasi dengan fitment stylenya, butuh 1-2 hari. Pada 330i ini, “Karakter bagnya Airbft lebih nyaman. Empuknya passs. Sangat tepat buat daily use,” kata Vibi. Namun bagi DeepEnd, yang paling top adalah kompresornya. Aselikkk super silent!

Sehingga yang terdengar hanya sayup-sayup suara knalpot Calibre saja.
Dari ujung mesin hingga ujung buritan, porsinya full system Calibre dengan valvetronic. Produk lokal yang kualitasnya tidak kalah sama produk aftermarket lainnya.

Walau lokal, tapi tak pekak. Kesenyapan itu dilengkapi anti drowning di posisi center pipe. Dampak pada mesin, soal tarikan di RPM 2.000-3.000 itu nendang banget. Minusnya cuma siji: konsumsi BBM. Tapi itupun tergantung pada skill sikil. Kakinya kuliah apa kagak.

Yang menarik, terkait dengan performa. Berhubung ini custom, tergantung kebutuhan juga. Apakah ingin ngejar RPM atas atau bawah? Semua bisa disesuaikan. Tapi diakui oleh Vibi, “Yang sekarang adanya mould yang diperuntukan untuk mobil daily use.”


Workshop:
Point 888 @point888

Data Mods:
BBS wheels LM-R 19x(8.5+9.5) inches, Yokohama tyres Advan Neova 255/35ZR19 & 265/35ZR19, Brembo brakes M5 17Z 380 mm, Airbft air suspension 4-way, Calibre exhaust full system w/ valvetronic, carbon fiber spliter, carbon fiber lips spoiler, carbon fiber front bumper, carbon fiber extra lips on side skirt, carbon fiber diffuser