Tahun 2026 jadi fase transisi penting buat industri otomotif nasional. Teknologi makin kompleks, kendaraan makin pintar, dan bengkel tak bisa lagi mengandalkan alat konvensional.

Menjawab perubahan itu, Tekiro, brand perkakas tangan di bawah PT Altama Surya Anugerah tak cuma memajang lini best-seller yang sudah teruji di lapangan ke pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, tapi juga membawa rangkaian inovasi future-ready yang diklaim siap mengakomodasi kebutuhan bengkel modern dan kendaraan generasi terbaru.

“Partisipasi kami di IIMS adalah bukti komitmen tak tergoyahkan Tekiro untuk terus tumbuh bersama industri otomotif Indonesia. Saya meyakini dengan kehadiran Tekiro akan menambah kepercayaan konsumen di tengah gencarnya persaingan merek perkakas (hand tools) dengan harga murah dan diragukan kualitasnya,” ujar Antonius Sutjiadi, Presiden Komisaris PT Altama Surya Anugerah.

Buat Tekiro, kehadiran di IIMS bukan sekadar branding. Antonius menegaskan perusahaan ingin terus mendukung produktivitas anak bangsa lewat penyediaan alat kerja yang mumpuni. Distribusi produk dipastikan tetap berjalan normal, bahkan diperluas hingga ke pelosok negeri. Sinyalnya jelas, Tekiro sedang dalam mode ekspansi dan serius memperkuat posisi di pasar nasional.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah, Oscar Sutjiadi, menambahkan bahwa adaptasi terhadap teknologi jadi kunci. “Di IIMS 2026, kami sangat antusias untuk menunjukkan bagaimana Tekiro beradaptasi dengan teknologi. Kami ingin memastikan bahwa baik mekanik profesional maupun penghobi otomotif di rumah bisa memiliki perkakas yang presisi, aman, dan berstandar internasional untuk menangani kendaraan generasi terbaru,” katanya.

Menariknya, booth Tekiro tak cuma bicara soal visi jangka panjang. Ada daya tarik instan buat pengunjung IIMS 2026. Selama pameran, tersedia program Beli Produk Tekiro Langsung Mendapatkan Helm Eksklusif, promo sale untuk berbagai produk otomotif, serta keuntungan lain yang hanya berlaku 5–15 Februari 2026. Buat mekanik, builder, atau car enthusiast yang lagi upgrade isi toolbox, ini momentum yang sulit dilewatkan.

Di saat industri otomotif bergerak ke arah elektrifikasi dan digitalisasi, Tekiro mencoba memastikan satu hal tetap relevan, yakni kualitas alat kerja. Karena di balik mobil masa depan, selalu ada tangan-tangan yang bekerja. Dan tangan itu butuh perkakas yang siap tempur.