Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Chery, kembali mencatatkan tonggak penting di pasar global. Sepanjang Februari 2026, penjualan globalnya mencapai 160.765 unit atau melonjak 41,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini sekaligus menegaskan laju ekspansi global Chery yang kerap disebut sebagai “Chery Speed”.

Tak hanya itu, jumlah pengguna kendaraan Chery di pasar internasional kini telah melampaui 6,09 juta unit. Capaian tersebut menjadikan Chery sebagai merek otomotif asal Tiongkok pertama yang berhasil menembus angka 6 juta pengguna di luar negeri.

Secara keseluruhan, basis pengguna Chery di pasar domestik maupun global kini sudah mencapai lebih dari 18,89 juta pelanggan. Konsistensi performa ekspor juga terlihat dari pengiriman yang terus melampaui 100.000 unit per bulan selama sepuluh bulan berturut-turut. Indikasi kuat bahwa produk Chery semakin diterima di berbagai pasar dunia.

Menariknya, pertumbuhan ini juga terjadi sangat cepat. Setelah menembus 5 juta unit ekspor pada Juni 2025, Chery hanya membutuhkan waktu sekitar delapan bulan untuk menambah 1 juta unit penjualan di pasar internasional. Saat ini jaringan ekspornya telah menjangkau lebih dari 130 negara, termasuk pasar dengan regulasi ketat seperti Eropa dan Australia.

Di sisi teknologi, Chery juga terus mendorong inovasi. Pada pertengahan Februari lalu, mereka menggelar acara “Australia Hybrid Night” di Sydney untuk memperkenalkan teknologi Chery Super Hybrid generasi terbaru. Dalam acara tersebut, Chery juga memamerkan konsep pickup KP31 yang diklaim sebagai pickup plug-in hybrid diesel pertama di dunia.

Tak hanya fokus pada kendaraan, Chery juga mengembangkan ekosistem teknologi masa depan lewat divisi AiMOGA Robotics. Beberapa inovasi yang diperkenalkan antara lain robot anjing Argos generasi kedua serta robot humanoid bernama Mornine, yang menjadi bagian dari strategi pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Di Indonesia, performa Chery juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, penjualan kendaraan bermesin konvensional (ICE) naik sekitar 2,9 ribu unit, segmen HEV/PHEV meningkat 5,5 ribu unit, sementara kendaraan listrik (EV) bertambah sekitar 2,9 ribu unit. Tren ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen Indonesia terhadap teknologi, kualitas, dan inovasi yang ditawarkan Chery.