Industri otomotif Indonesia memulai tahun 2026 dengan momentum yang cukup kuat. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan kendaraan nasional secara wholesales pada periode Januari hingga Februari 2026 mencapai sekitar 147.700 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang berada di kisaran 134.400 unit.
Di tengah pertumbuhan tersebut, segmen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) menunjukkan perkembangan yang jauh lebih pesat. Dalam dua bulan pertama 2026, penjualan EV nasional tercatat sekitar 22.500 unit, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Hal ini mencerminkan semakin terbukanya masyarakat terhadap teknologi kendaraan ramah lingkungan seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Pertumbuhan ini juga terlihat dari meningkatnya pangsa pasar kendaraan listrik. Pada awal tahun 2026, EV telah menyumbang sekitar 15 persen dari total penjualan kendaraan nasional. Bahkan di kawasan Jabodetabek, penetrasi kendaraan listrik telah melampaui 25 persen, menandakan adopsi mobilitas listrik semakin kuat di pusat mobilitas utama Indonesia.
Di tengah dinamika tersebut, BYD Indonesia berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar kendaraan listrik nasional. Perusahaan ini mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit dalam dua bulan pertama tahun 2026, meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan capaian tersebut, BYD menguasai hampir separuh dari total pasar EV di Indonesia.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyebut awal tahun 2026 menjadi fase penting bagi perkembangan kendaraan energi baru atau New Energy Vehicles (NEV) di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan ini tidak hanya terlihat dari peningkatan penjualan, tetapi juga dari semakin kuatnya ekosistem yang mendukung penggunaan kendaraan listrik.
Untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam, BYD terus memperluas portofolio produknya di Indonesia dengan menghadirkan berbagai model kendaraan listrik di berbagai segmen. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi mobilitas listrik sekaligus memberikan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik untuk penggunaan di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. ![]()
