PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memfasilitasi perjalanan pulang kampung yang aman dan nyaman bagi konsumen setianya melalui program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) 2026. Program tahunan yang sudah memasuki tahun ke-18 ini menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan berkendara selama periode mudik Lebaran.

Pada pelepasan yang berlangsung di Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (14/3), AHM memberangkatkan sebanyak 2.521 pemudik menggunakan 60 bus eksekutif menuju dua kota tujuan utama di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebanyak 1.601 pemudik diberangkatkan menuju Yogyakarta, sementara 920 pemudik lainnya melanjutkan perjalanan menuju Semarang. Program ini dirancang untuk memberikan alternatif perjalanan mudik yang lebih aman dibandingkan menggunakan sepeda motor jarak jauh.

Tidak hanya mengangkut pemudik, AHM juga mengirimkan sepeda motor milik peserta agar tetap dapat digunakan di kampung halaman. Sebanyak 1.116 unit sepeda motor Honda diberangkatkan lebih dahulu menggunakan 32 truk pengangkut pada Kamis (12/3) dari lapangan parkir Bhanda Ghara Reksa, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division AHM, Antok Yuniarso, menjelaskan bahwa, “M udik merupakan tradisi penting bagi masyarakat Indonesia yang sarat dengan makna kebersamaan bersama keluarga.” Menurutnya, melalui program Mudik Balik Bareng Honda, perusahaan ingin membantu para konsumen setia menjalani perjalanan pulang kampung dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

Selain transportasi bus dan pengangkutan sepeda motor, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas tambahan. Fasilitas tersebut antara lain dua kursi bus untuk setiap sepeda motor yang diikutsertakan, perlindungan asuransi perjalanan, perlengkapan mudik, hingga kesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik.

AHM juga memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi peserta mengenai keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman. Sejak pendaftaran dibuka pada 12 Februari 2026, para peserta telah diingatkan mengenai pentingnya memperhatikan kapasitas penumpang, membawa barang sesuai ketentuan, serta menggunakan perlengkapan berkendara yang aman saat menggunakan sepeda motor di kampung halaman.