Perjalanan mudik Lebaran identik dengan jarak tempuh panjang, kepadatan lalu lintas, hingga kondisi pengemudi yang rentan mengalami kelelahan. Situasi tersebut sering kali memicu penurunan konsentrasi saat berkendara, terutama ketika menghadapi kemacetan panjang atau perubahan kondisi jalan secara mendadak.

Melihat tantangan tersebut, Suzuki menghadirkan teknologi keselamatan aktif Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) pada Suzuki Fronx varian SGX. Fitur ini menjadi bagian dari Suzuki Safety Support yang dirancang untuk membantu pengemudi mendeteksi potensi tabrakan sekaligus memberikan dukungan pengereman saat diperlukan.

Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Yulius Purwanto menjelaskan bahwa, “Kondisi jalan saat mudik sering berubah secara tiba-tiba. Kendaraan di depan bisa saja melakukan pengereman mendadak sehingga pengemudi membutuhkan respons cepat untuk menghindari benturan.” Menurutnya, kehadiran DSBS II memberikan peringatan lebih awal kepada pengemudi, sekaligus membantu melakukan pengereman otomatis pada kondisi tertentu. Dengan demikian, pengemudi memiliki waktu tambahan untuk bereaksi ketika menghadapi potensi bahaya di jalan.

Kehadiran fitur keselamatan seperti DSBS II juga menjadi relevan jika melihat data kecelakaan selama arus mudik. Berdasarkan catatan Korps Lalu Lintas Polri, arus mudik Lebaran 2025 mencatat lebih dari tiga ribu kasus kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah.

Melalui teknologi keselamatan aktif yang disematkan pada Fronx SGX, Suzuki berharap perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman. Meski demikian, perusahaan tetap mengingatkan bahwa fitur keselamatan merupakan alat bantu sehingga kewaspadaan dan konsentrasi pengemudi tetap menjadi faktor utama.