Pebalap muda binaan Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, sukses mencetak podium perdananya di ajang Moto3 Brazilian Grand Prix. Tak cuma itu, ia juga resmi jadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas Moto3.

Balapan yang berlangsung di Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna ini dimulai dalam kondisi cuaca cerah dengan penonton yang memadati tribun. Start dari posisi keempat, Veda langsung tancap gas dan sukses merangsek ke posisi tiga sejak tikungan pertama.

Namun, seperti tipikal balapan Moto3 yang super ketat, situasi cepat berubah. Di lap ketiga, Veda sempat melebar dan harus turun ke posisi 10. Strategi penggunaan ban belakang soft juga jadi tantangan tersendiri di tengah persaingan yang padat. Sementara itu, beberapa rival seperti Guido Pini dan Adrian Fernandez mulai merangsek ke barisan depan dan ikut meramaikan perebutan podium.

Drama makin panas ketika balapan harus dihentikan sementara (red flag) di lap ke-15. Saat itu, posisi Veda masih di urutan sembilan. Karena balapan belum mencapai dua pertiga jarak, race pun diulang dalam format sprint lima lap, dan di sinilah momen krusial terjadi.

Restart jadi titik balik buat pembalap asal Gunung Kidul ini. Dengan performa agresif dan penuh percaya diri, ia langsung merangsek naik, menyalip satu per satu rivalnya. Puncaknya, di lap terakhir, Veda berhasil mengamankan posisi ketiga, mengunci podium pertamanya sekaligus mencetak sejarah buat Indonesia di Moto3.

“Luar biasa! Aku tampil sangat bagus. Sebelum bendera merah dikibarkan, aku sempat kesulitan dalam balapan, tapi sungguh luar biasa bisa naik podium. Ini adalah pencapaian terbesarku saat ini. Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Indonesia dan atas semua dukungannya!” kata Veda.

Hasil ini jadi momentum besar, bukan cuma buat karier Veda, tapi juga perkembangan motorsport Indonesia di level dunia.

Selanjutnya, para pebalap akan melanjutkan persaingan di seri berikutnya, yaitu Grand Prix of the United States yang digelar pada 27–29 Maret mendatang.