Alpine Tech merupakan divisi engineering berperforma tinggi yang berada di bawah brand sport Prancis Alpine, bagian dari Renault Group. Unit ini berfokus pada pengembangan teknologi powertrain performa tinggi, khususnya pada sistem elektrifikasi, manajemen energi, serta optimalisasi efisiensi untuk kendaraan performa dan proyek motorsport.

Keahlian Alpine Tech berakar dari fasilitas teknik legendaris di Viry-Châtillon, Prancis, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pusat pengembangan mesin milik Renault F1 Team. Dari lokasi inilah berbagai mesin yang digunakan dalam kompetisi Formula One lahir dan membantu sejumlah tim meraih gelar juara dunia pada era berbeda.

Transformasi menuju Alpine Tech mencerminkan pergeseran fokus industri motorsport menuju elektrifikasi. Selain mengembangkan teknologi untuk mobil performa jalan raya Alpine, unit ini juga menyediakan layanan engineering dan konsultasi teknologi untuk berbagai proyek otomotif berteknologi tinggi, termasuk pengembangan powertrain listrik dan sistem efisiensi energi.

Pengalaman panjang di level tertinggi motorsport membuat Alpine Tech memiliki reputasi kuat dalam pengembangan teknologi berperforma tinggi. Kombinasi riset mendalam, simulasi teknik, serta pengalaman balap menjadikan divisi ini sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi yang relevan bagi era motorsport modern berbasis elektrifikasi.

Dalam konteks tersebut, Nissan Formula E Team mengumumkan perpanjangan kerja sama dengan Alpine Tech hingga sisa musim ke-12 Formula E. Melalui kesepakatan ini, logo Alpine Tech akan tampil pada mobil balap Nissan e-4ORCE 05 serta pada pakaian balap para pembalap tim.

Kemitraan teknis ini sebelumnya telah berperan dalam pengembangan powertrain tim selama era GEN3, membantu Nissan meraih enam kemenangan balapan serta gelar juara dunia pembalap musim ke-11 bersama Oliver Rowland. Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, branding Alpine Tech akan muncul pada bagian dalam end plate sayap belakang mobil bernomor #1 dan #23 mulai seri Madrid E-Prix.