M. Zidane Alnesa Pratama, rider muda Ducati MX Team Indonesia tampil meyakinkan di FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 5, Minggu (22/3/2026). Bahkan langsung tancap gas sejak start dengan mengamankan holeshot, indikasi start agresif dan sempurna.

Selepas tikungan pertama, Zidane langsung menempel di barisan depan. Ritmenya konsisten, minim kesalahan, dan terlihat nyaman mengontrol jalannya balapan. Hingga garis finis, ia sebenarnya berhasil mengunci posisi kedua, hasil yang sudah cukup manis untuk membawa pulang podium bagi Indonesia.

Namun drama justru muncul setelah balapan usai. Pihak penyelenggara menjatuhkan penalti 30 detik kepada Zidane atas dugaan melakukan manuver berbahaya saat bendera kuning dikibarkan. Akibat keputusan tersebut, posisinya harus turun satu tingkat menjadi posisi ketiga.

Tim Ducati MX Indonesia memilih menghormati keputusan tersebut, meski mengakui tidak ada bukti digital yang secara jelas menunjukkan pelanggaran. Terlepas dari kontroversi itu, performa Zidane sepanjang balapan tetap jadi sorotan positif mulai dari kecepatan, konsistensi, hingga mental bertarung di level internasional.

Hasil ini juga memperlihatkan progres yang cukup signifikan, apalagi ini jadi salah satu momen penting bagi Zidane yang mulai beradaptasi dengan motor barunya. Tambahan 32 poin dari seri ini menempatkannya di posisi 9 besar klasemen sementara pembalap.

“Tentu ada rasa kecewa, tapi itu bagian dari balapan. Yang terpenting, saya tahu kemajuan saya dan tim sangat positif. Hasil ini tentu tidak mudah diterima, tapi saya tidak akan berhenti di sini. Justru ini jadi motivasi untuk membuktikan lebih di race berikutnya,” tutur Zidane.

Dari sisi tim, performa Zidane tetap dianggap sebagai pencapaian penting.
“Performa debut Zidane sepanjang akhir pekan ini sangat positif dengan dua kali naik podium, mengingat ini juga merupakan kali pertamanya balapan menggunakan Ducati Desmo450 MX. Meskipun harus turun satu peringkat akibat keputusan penalti dari pihak penyelenggara, bagi kami Zidane tetaplah juara Indonesia. Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi, dan tentunya akan kembali lebih siap serta lebih kuat untuk menghadapi balapan berikutnya,” pungkas Jimmy Budhijanto, Team Principal/Owner Ducati MX Team Indonesia.