Mudik Lebaran 2026 memang sudah selesai. Tapi PR buat para pengguna motor belum benar-benar berakhir. Setelah dipakai menempuh perjalanan ratusan bahkan ribuan kilometer, kondisi motor wajib dicek ulang sebelum dipakai lagi untuk aktivitas harian.

Hal ini juga diingatkan oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang. Mereka menegaskan, perjalanan jauh saat mudik bisa memberi beban ekstra ke berbagai komponen motor, apalagi dengan kondisi jalan yang beragam mulai dari macet, jalan rusak, hingga cuaca ekstrem.

Tanpa disadari, kondisi tersebut mempercepat keausan sejumlah komponen penting. Kalau dibiarkan tanpa pengecekan, bukan cuma performa motor yang menurun, tapi juga bisa meningkatkan risiko keselamatan saat digunakan kembali di jalanan perkotaan.

Salah satu komponen yang wajib dicek adalah oli mesin. Setelah kerja keras selama perjalanan panjang, kualitas oli biasanya menurun akibat suhu tinggi dan penggunaan terus-menerus. Oli yang sudah ‘capek’ bisa mengurangi pelumasan mesin dan mempercepat keausan komponen di dalamnya, jadi penggantian oli jadi langkah wajib.

Selain itu, sistem pengereman juga tak kalah penting. Kampas rem yang dipakai intens selama mudik berpotensi menipis. Pengendara disarankan untuk mengecek ketebalan kampas rem dan memastikan rem tetap responsif, apalagi saat kembali menghadapi lalu lintas kota yang padat.

Ban juga perlu perhatian khusus. Perjalanan jauh bisa memengaruhi tekanan angin dan kondisi permukaan ban. Pastikan tidak ada retakan atau benjolan yang berisiko membahayakan. Untuk motor non-matic, rantai dan gear juga wajib dibersihkan serta dilumasi ulang agar tetap nyaman digunakan.

Terakhir, jangan lupa cek aki dan sistem kelistrikan. Penggunaan lampu, klakson, dan starter yang intens selama mudik bisa memengaruhi performa aki. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan semua fitur kendaraan tetap berfungsi normal.

“Sepeda motor yang digunakan untuk perjalanan jauh mengalami beban kerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan harian. Oleh karena itu, setelah mudik, sangat penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada komponen vital seperti oli, rem, dan ban. Langkah ini tidak hanya menjaga performa motor tetap prima, tetapi juga meminimalisir potensi risiko saat kembali digunakan beraktivitas,” ujar Technical Analyst WMS, Wahyu Budhi.

Sebagai bentuk dukungan layanan, jaringan AHASS di Jakarta dan Tangerang siap melayani servis dengan standar Honda. Konsumen juga bisa memanfaatkan aplikasi WANDA untuk booking servis agar lebih praktis tanpa antre.

“Untuk hasil yang lebih optimal, kami menyarankan konsumen melakukan servis di AHASS. Selain ditangani mekanik tersertifikasi, setiap pengecekan dilakukan sesuai standar Honda sehingga kualitas dan keamanan kendaraan lebih terjamin,” tutup Wahyu.