Langkah awal Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) di musim balap 2026 langsung dibuka di level internasional. Lewat ajang Toyota Gazoo Racing GR86/BRZ Cup seri perdana, tim ini menurunkan pembalap muda Indonesia, Jordan Johan, di Sirkuit Autopolis, Jepang, pada 4–5 April 2026.

Debut ini langsung memberi sinyal positif. Turun di kelas Clubman Series dengan total 25 pembalap, Jordan mampu mengamankan finis di posisi ketujuh. Bukan cuma itu, ia juga mencuri perhatian lewat catatan fastest lap di sesi awal, meski beberapa musim terakhir lebih banyak mengendarai Toyota Agya di kompetisi domestik.
Menurut Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, keikutsertaan ini memang bagian dari misi besar TGRI. “Salah satu fungsi utama TGRI adalah membuka jalan bagi pembalap muda Indonesia untuk naik ke level internasional yang lebih kompetitif, sekaligus meningkatkan performa mereka secara konsisten,” ujarnya.

Ajang GR86/BRZ Cup sendiri merupakan balap one make race di Jepang yang menggunakan basis Toyota GR86 dan Subaru BRZ. Mobil sudah dalam format race-ready, dilengkapi roll cage, suspensi adjustable, serta upgrade sistem pengereman. Meski begitu, mesin 2.400 cc boxer tetap standar, dikombinasikan dengan pendingin oli dan limited slip differential (LSD) untuk menjaga keseimbangan performa.
TGRI menjadikan musim ini sebagai fase pembelajaran penuh. Jordan dijadwalkan tampil di total tujuh seri yang seluruhnya digelar di Jepang. Seri pembuka di Autopolis dimanfaatkan sebagai ajang adaptasi, mulai dari karakter mobil, kerja sama dengan teknisi, regulasi balap, hingga memahami karakter sirkuit.

Hasil awalnya cukup solid. Start dari grid ketujuh, Jordan mampu menjaga posisi hingga finis dalam balapan 10 lap, sekaligus mencatatkan personal best lap time 2:14.106. Adaptasi yang cepat ini jadi indikator penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Sementara itu, Marketing Director TAM lainnya, Hiroyuki Oide, menegaskan bahwa langkah ini juga sejalan dengan upaya Toyota mendukung perkembangan motorsport nasional. Ia berharap pembalap Indonesia bisa makin kompetitif di kancah global, sekaligus membawa pengalaman balap ke pengembangan kendaraan yang lebih baik di masa depan. ![]()
