Kemenangan di Croatia Rally 2026 menempatkan Takamoto Katsuta dalam sorotan. Bukan semata hasil akhir, tetapi proses yang terjadi sepanjang rally. “Ada kalanya Anda menang seperti ini,” ujar Akio Toyoda, Chairman Toyota Gazoo Racing WRT.

Croatia Rally kembali ke kalender WRC setelah sempat absen satu musim, dengan base dan mayoritas stage baru. Permukaan aspal yang kotor akibat gravel dan debu membuat grip rendah dan meningkatkan risiko kerusakan ban, meski kondisi cuaca relatif kering sepanjang akhir pekan.

Persaingan berlangsung ketat sejak hari pertama. Sami Pajari sempat memimpin dan berada dalam posisi untuk meraih kemenangan pertamanya di WRC hingga stage 14, sebelum harus berhenti untuk mengganti ban. Katsuta juga mengalami masalah serupa di stage yang sama, membuat keduanya kehilangan waktu.

Situasi tersebut menempatkan Katsuta dan Pajari dalam posisi kedua dan ketiga menjelang hari terakhir. Perubahan terjadi di Power Stage ketika pemimpin lomba sebelumnya mengalami kerusakan dan tidak dapat melanjutkan. Katsuta bersama co-driver Aaron Johnston naik ke posisi pertama, sementara Pajari mengamankan posisi kedua.

Hasil tersebut memastikan finis 1-2 untuk Toyota. Juha Kankkunen menyebut hasil ini tetap menjadi bagian dari dinamika rally, meski tidak ada tim yang mengharapkan rival mengalami masalah. Ia juga menyoroti performa kedua pembalap yang mampu menyelesaikan rally dalam kondisi sulit.

Podium Ceremony TGR-WRT

Katsuta menyebut kemenangan ini sebagai sesuatu yang tidak terduga, sekaligus mengakui situasi yang terjadi pada kompetitor. Ia juga menyatakan bahwa pendekatan tim sepanjang akhir pekan berjalan sesuai rencana dalam menjaga peluang tetap terbuka.

Dengan hasil ini, Katsuta memimpin klasemen sementara WRC 2026 dengan 81 poin, diikuti Elfyn Evans dengan 74 poin dan Oliver Solberg dengan 68 poin. Pajari naik ke posisi keempat dengan 52 poin.

Di klasemen konstruktor, Toyota memperlebar jarak menjadi 206 poin, unggul atas Hyundai yang mengumpulkan 141 poin. Seri berikutnya akan berlangsung di Rally Islas Canarias pada 23-26 April, dengan karakter aspal pegunungan dan permukaan abrasif.