Tonggak baru dicapai Toyota di ajang FIA World Endurance Championship (WEC). Seri 6 Hours of Imola 2026 menjadi balapan ke-100 mereka sejak kembali ke level tertinggi balap ketahanan dunia pada 2012, sekaligus menandai komitmen panjang menggunakan teknologi hybrid secara penuh.
Sejak debut kembalinya di 24 Hours of Le Mans 2012, Toyota langsung mengusung pendekatan hybrid di lintasan. Strategi ini sejalan dengan posisi mereka sebagai pionir kendaraan elektrifikasi di pasar global, sekaligus menjadi fondasi utama dalam pengembangan performa di ajang balap ketahanan.

Dalam periode tersebut, Toyota menjadi pabrikan dengan jumlah start, kemenangan, dan gelar terbanyak di era hybrid WEC. Konsistensi menjadi faktor utama, dengan kehadiran berkelanjutan di setiap musim serta pengembangan teknologi yang dilakukan secara paralel antara Jepang dan Eropa.
Struktur teknis tim juga menjadi bagian penting dari keberhasilan ini. Pengembangan powertrain hybrid dilakukan di fasilitas Higashi-Fuji, Jepang, sementara sasis dan operasional tim berbasis di Cologne, Jerman. Kolaborasi dua pusat teknis ini memungkinkan integrasi teknologi yang stabil sepanjang lebih dari satu dekade kompetisi.
Selain itu, evolusi kendaraan turut mencerminkan perjalanan teknologi Toyota di WEC. Sejak TS030 Hybrid hingga model terbaru, pengembangan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada efisiensi energi, performa, serta ketahanan dalam balapan berdurasi panjang.
Berikut rangkuman perjalanan 100 balapan hybrid Toyota di WEC:
- 293.796 kilometer – Total jarak yang telah ditempuh mobil hybrid Toyota di WEC sejak 2012, setara sekitar tujuh kali keliling bumi.
- 40.254 lap – Total jumlah putaran yang diselesaikan sepanjang periode tersebut.
- 872 jam – Total durasi balapan dari 99 seri WEC yang telah diikuti.
- 109 podium – Jumlah finis podium sejak pertama kali diraih di Silverstone 2012.
- 100 balapan – Imola 2026 menjadi start ke-100 Toyota di WEC dengan teknologi hybrid.
- 49 kemenangan – Dari kemenangan pertama di Sao Paulo 2012 hingga seri penutup 2025 di Bahrain.
- 42 pole position – Total posisi start terdepan yang diraih sejak 2012.
- 15 sirkuit – Jumlah lintasan berbeda yang telah digunakan dalam balapan WEC.
- 14 musim – Imola 2026 menjadi awal musim ke-14 Toyota dengan powertrain hybrid.
- 14 pembalap – Jumlah driver dari sembilan negara yang pernah mengendarai mobil hybrid Toyota di WEC.
- 13 gelar dunia – Terdiri dari tujuh gelar konstruktor dan enam gelar pembalap.
- 5 kemenangan Le Mans – Diraih secara beruntun sejak 2018 di 24 Hours of Le Mans.
- 5 mobil – Dari TS030 Hybrid (2012) hingga GR010 Hybrid (2026).
- 2 pusat teknis – Pengembangan mesin hybrid di Higashi-Fuji, Jepang, dan sasis di Cologne, Jerman.
Seri Imola menjadi penanda perjalanan panjang tersebut sekaligus awal dari fase berikutnya dalam pengembangan teknologi hybrid Toyota di ajang balap ketahanan dunia. ![]()






