Tak hanya mengandalkan desain, IONIQ 3 juga membawa paket teknis yang cukup kompetitif di kelasnya. Mobil ini dibangun di atas platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) dengan arsitektur 400 volt yang sudah terbukti di lini EV Hyundai.
Platform ini memungkinkan keseimbangan antara efisiensi, performa, dan kemudahan penggunaan sehari-hari. Hyundai memang terlihat ingin menjaga agar teknologi yang dihadirkan tetap relevan dan tidak berlebihan.

IONIQ 3 tersedia dalam dua pilihan baterai. Varian Standard Range menawarkan jarak tempuh sekitar 344 km, sementara Long Range bisa mencapai hingga 496 km berdasarkan standar WLTP.
Angka tersebut membuatnya cukup fleksibel, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah tanpa perlu sering mengisi daya.

Untuk pengisian, Hyundai menyematkan kemampuan DC fast charging yang memungkinkan baterai terisi dari 10% ke 80% dalam waktu sekitar 29 menit. Selain itu, tersedia juga AC charging hingga 22 kW.
Tak hanya itu, fitur seperti Plug & Charge dan perencana rute EV terintegrasi membantu mempermudah pengalaman berkendara listrik, terutama bagi pengguna baru.
Dengan kombinasi ini, IONIQ 3 tidak hanya efisien di atas kertas, tapi juga dirancang agar praktis saat digunakan sehari-hari. ![]()
