Jogja itu unik.
Pembalap motor dunia lahir dari Tanah Mataram.
Dikenal sebagai Kota Trabasan sekaligus jadi mini enduro playground.
Di sisi lain, Jogja juga kuat akan kultur kustom.
Partai Neraka bahkan lahir di sana.
Apalagi?
Ternyata Jogja punya Henry Workshop.
Engine performance specialist dengan spesialisasi dan jam terbang tinggi pada mesin rotary.

Mesin rotary adalah khas Mazda, sering disebut mesin Wankel. Memiliki karakter tanpa piston, menggunakan rotor segitiga yang berputar di dalam housing. Compact layout mesin halus karena minim getaran. Bahkan high RPM friendly dengan power-to-weight ratio yang tinggi.
Di sisi lain, mesin ini lebih boros bahan bakar dan oli. Butuh perawatan lebih ekstra dan presisi dibanding mesin biasa. Henry hadir menyelesaikan semua goal dan problem soal rotary. Baik di generasi awal 10A/12A, 13B, 13B-REW, 13B-MSP (RENESIS), dan high performance 20B/26B yang rare.

Tapi DeepEnd tak mau bahas soal mesin pekak sang Soldier Of Loudness. Apalagi Shiroi Rekka FD (白い烈火 FD) yang DeepEnder pasti sudah jauh lebih cerdas dan paham. DeepEnd ingin mengulik apa yang disebut dengan custom parts berbasis karya anak bangsa berlabel Henry Workshop Factory pada FD3S putih ini.
Terdapat 17 parts Henry Workshop Factory (HWF) sesuai fungsinya:
1. Strut Tower Cap: fungsi sebagai penutup di atas shock depan, supaya baut adjustable damper tidak mudah kotor.
2. Radiator Cooling Panel: sebagai ducting udara, agar intercooler lebih dingin.
3. Lower Intake Manifold Shield: melindungi lower intake manifold dari radiasi panas turbo dan header.
4. Engine Oil Filler Neck: sebagai jalur untuk mengisi oli mesin.
5. Water Expansion Tank: cadangan coolant.

6. Waterpump Delete Block.
7. Intercooler: mendinginkan udara panas dari turbo sebelum masuk ke intake manifold
8. V-mount Bracket: fungsinya untuk holder dari intercooler dan radiator.
9. Intercooler + exhaust pipe.
10. Oil Catch Can: menangkap uap oli dari ruang internal mesin.

11. MSD Coil Bracket: holder dari ignition coil.
12. DBW to Intake Adapter: fungsi untuk menggabungkan DBW dengan intake original RX7.
13. DBW to Pipe Adapter: fungsi untuk menggabungkan DBW dengan pipa intercooler.

14. Inconel exhaust pipe shield: fungsi untuk menahan panas sisa pembakaran, agar panasnya tetap di dalam pipa exhaust.

15. Brake + Clutch Master Cylinder Heat Shield: penghalau radiasi panas yang terjadi di pipa exhaust, supaya master tetap dalam suhu normal.
16. Rear Trunk Deck: original RX-7 memiliki ruangan untuk spare tire, supaya terlihat clean kita delete ruangan itu dengan menggunakan partisi MDF board.
17. Center Mirror Bracket Adapter: untuk menempelkan spion tengah ke windshield.
18. Water Methanol Tank: WMI tank di bagasi.
19. Ignitinon Key Ring.

Yang menjadi pertanyaan adalah, “Mengapa parts tersebut tidak bisa diselesaikan dengan produk aftermarket yang sudah tersedia? Masalah spesifik apa yang akhirnya mendorong keputusan untuk membuatnya sendiri?”

Henry membuka latar belakangnya dengan lugas, “Karena request owner yang mau terlihat clean di engine bay, mendorong kita untuk meningkatkan efisiensi tempat se-tinggi dan se-clean mungkin.”
“Daripada kita beli aftermarket yang belum tentu cocok dengan dimensi yang kita mau, lebih baik kita desain dan buat sendiri parts yang memang bisa menunjang tema efisiensi tadi. Saat ini kita sudah mampu membuat semua parts tersebut secara inhouse, jadi satu nilai plus juga kalau ketersediaan parts jauh lebih cepat dan sesuai,” ucap Henry yang berasal dari Baturaja, Sumsel.

DeepEnd melihat parts ini dikerjakan dengan tingkat presisi tinggi khususnya pada 3 aspek kunci.
1. Toleransi, dimana antar parts harus pas, tidak terlalu longgar dan tidak terlalu rapat, jadi tidak menimbulkan bunyi, getaran, atau keausan yang tidak perlu.
2. Alignment, ketika semua garis, sudut, dan posisi harus “ketemu” secara visual dan fungsi. Terliha trapi, dipakai juga terasa benar.
3. Respon, terutama di bagian mesin dan komponen fungsional, setiap perubahan harus memberi feedback yang jelas dan konsisten saat digunakan.
Tapi lebih dari itu, yang dikejar Henry bukan sekadar angka toleransi semata, tapi keselarasan secara keseluruhan. Kembali ke konsep awal kami adalah “clean tetapi menyatu”. Artinya, setiap parts harus terlihat seperti memang “seharusnya ada di situ”, bukan sekadar tambahan. Tidak berlebihan, tidak ramai, tapi ketika diperhatikan lebih dekat, detail dan kerapihannya terasa.
“Jadi presisi yang kami kejar bukan hanya soal ukuran, tapi bagaimana semua elemen bisa bekerja dan terlihat sebagai satu kesatuan yang rapi, fungsional, dan punya karakter,” ucap Henry.



Untuk parts seperti water expansion tank, strut cover, dan lainnya, awalnya didesain dulu menggunakan CAD dan Solidworks. Setelah itu, “Lanjut membuat sampel mock up berupa karton sesuai desain tadi. Kalau sudah pas, langsung kita produksi. Kalau belum, kita revisi desain dan bikin sample lagi sampai benar-benar cocok.”

Parts yang paling banyak trial and error adalah radiator cooling panel. Karena posisi yang cukup rumit, terdapat lubang dan sudut kemiringan, “Total kita revisi sampai 8 kali. Perubahan paling terasa dari parts ini ada di kerapian bentuk dan hasil finishingnya,” ungkap Henry yang memprioritaskan reliability, sehingga durability dan kekuatan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Jelas sekali, tak ada efek domino ke parts lain sebab sejak awal sudah diantisipasi lewat proses trial and error. Dengan cara itu, bisa terantisipasi potensi benturan, posisi, dan alur pemasangan sebelum masuk ke material asli. Jadi saat masuk tahap produksi, semuanya sudah teruji dan saling menyesuaikan. Pendekatan ini membuat hasilnya lebih presisi, minim revisi, dan sekaligus menghindari efek domino tanpa harus membuang waktu di tahap akhir. Terlebih, risiko terbesar adalah dari ketidaksinkronan gambar CAD dengan mesin CNC. Ketika hal ini terjadi maka tools yang ada bisa rusak.
Secara hasil, kami bisa bilang mencapai bahkan sedikit melewati ekspektasi awal. Tapi setiap improvement pasti membuka tantangan baru. Jadi ini bukan titik akhir, tapi bagian dari evolusi. Mobil ini dibangun sebagai satu kesatuan, jadi presisi Adalah hal yang menyatukan semuanya.

Henry tidak melihat Henry Workshop Factory sebagai sekadar custom part. “Lebih tepat disebut ‘Functional Art’ (機能美), karena setiap bentuk di sini bukan hanya untuk performa, tapi juga membawa filosofi visual.” Mobil ini bukan tentang seberapa banyak yang diubah, tapi seberapa presisi semuanya bekerja bersama.


Pada titik ini, mobil ini bukan sekadar kumpulan parts dan mulai berbicara sebagai sebuah sistem yang utuh. Apa yang terlihat rapi di permukaan, sebenarnya adalah hasil dari keputusan teknis yang saling terhubung, antara performa, efisiensi ruang, hingga kontrol panas yang presisi.

Dari sinilah kita bisa membaca arah modifikasi ini secara lebih objektif. Bukan hanya soal “rapi dan custom”, tapi bagaimana seluruh pendekatan tersebut bermuara pada performa nyata saat mobil digunakan.
Setidaknya ada 3 keunggulan utama yang cukup jelas:
1. Power dan Respons Mesin yang Serius (Track-Oriented)
Kombinasi BorgWarner turbo EFR 7376 + Haltech ECU Elite 2500 + AEM water methanol injection menjadikan setup ini berfokus pada tenaga besar yang tetap terkontrol. Didukung Bosch throttle body 82mm dan sistem pengapian MSD, respons gas terasa lebih spontan, turbo spool lebih cepat, dan power delivery lebih padat di putaran atas.

2. Handling and Braking yang Siap Diajak Ngebut Serius
Tein coilover, Super Pro bush kit, dan Advan AD08 menghadirkan kombinasi grip dan presisi. Sementara Endless BBK dan AP Racing hydraulic brake memastikan pengereman tetap konsisten dan kuat. Hasilnya, mobil ini tidak hanya cepat di lintasan lurus, tapi juga stabil dan meyakinkan saat hard braking maupun cornering.
3. Reliability and Thermal Management untuk High Performance
Karakter mesin rotary yang sensitif terhadap panas diantisipasi dengan serius melalui PWR cooling system, Koyorad radiator, dan Davies Craig EWP, ditambah optimalisasi sistem oli dan bahan bakar. Ini memastikan performa tetap stabil dalam penggunaan intens, bukan hanya sesaat.
Sebagai kesimpulan, setup ini bukan sekadar show car, melainkan balanced high-performance build yang menggabungkan tenaga, presisi, dan durability dalam satu kesatuan. Cocok untuk fast road hingga track day, tanpa mengorbankan konsistensi performa.

Sukses terus Henry Workshop Factory! ![]()
Workshop:
Henry Workshop @henry_workshop x Ladas Garage @surya.burladas
Data Mods:
Advan Racing GT wheels, Advan Neova AD08, RAYS lug nuts, Endless BBK, Tein coilover, Super Pro suspension bush kit, RE Amemiya hood front, RE Amemiya diffuser rear, FEED side skirt, Ganador side mirror, Odula rear wing, Tomei Expreme TI muffler, Recaro bucket seats, Momo steering wheel racing, FEED shift knob, Defi gauges (3), Haltech ECU Elite 2500, BorgWarner turbo EFR 7376, Turbosmart wastegate, Turbosmart OPR, DC Power alternator, Bosch throttle body 82mm, Race Only power steering reservoir billet, Race Only pulley set billet, billet fuel rail, MSD coil full set, PWR cooling system, Greddy oil cover, AP Racing hydraulic brake adjustable, Davies Craig EWP system, STR twin plate clutch race, Chips oil pump, HD clamp pipe, Flex intercooler, Koyorad radiator, Gipps engine stud, MP circuit breaker waterproof 200, AEM water methanol injection, Funk carbon turbo blanket, Henry Workshop Factory strut tower cap, Henry Workshop Factory radiator cooling panel, Henry Workshop Factory water expansion tank, Henry Workshop Factory oil catch can, Henry Workshop Factory coil bracket, Henry Workshop Factory drive by wire to intake adapter, Henry Workshop Factory drive by wire to pipe adapter, Henry Workshop Factory inconel exhaust pipe shield, Henry Workshop Factory brake + clutch master, Henry Workshop Factory cylinder heat shield, Henry Workshop Factory lower intake manifold shield, Henry Workshop Factory engine oil filler neck, Henry Workshop Factory intercooler, Henry Workshop Factory v-mount bracket, Henry Workshop Factory intercooler + exhaust pipe, Henry Workshop Factory rear trunk deck, Henry Workshop Factory center mirror bracket adapter, Henry Workshop Factory water methanol tank



































