Sistem infotainment mobil modern makin canggih, tapi banyak yang masih terasa rumit dipakai sehari-hari. Hyundai Motor Group tampaknya ingin mengubah pendekatan itu lewat Pleos Connect, platform infotainment generasi baru yang debut di Hyundai GRANDEUR terbaru mulai Mei 2026 di Korea Selatan.
Pleos Connect bukan sekadar head unit baru. Sistem ini jadi langkah awal Hyundai menuju era Software-Defined Vehicle (SDV), di mana pengalaman berkendara akan semakin bergantung pada software, konektivitas, dan AI. Setelah GRANDEUR, sistem ini juga akan hadir di model global lain termasuk Hyundai IONIQ 3 di Eropa.

“Pleos Connect merupakan sistem infotainment generasi terbaru yang menawarkan pengalaman mobilitas yang lebih baik bagi konsumen dengan memadukan platform yang mobile-friendly dan teknologi AI canggih. Dengan Gleo AI terbaru dan app store terbuka, pengguna akan merasakan potensi manfaat yang luas dari mobilitas masa depan.” ujar Jongwon Lee, Senior Vice President dan Head of the Feature & CCS Sub-Division di Hyundai Motor Group.
Secara tampilan, Pleos Connect dibuat lebih mirip perangkat mobile dibanding sistem infotainment mobil konvensional. Layoutnya modular, mendukung split screen, dan tetap mempertahankan tombol fisik di area penting seperti setir dan bawah layar utama supaya lebih praktis saat berkendara.
Hyundai juga merombak sistem navigasinya dengan pendekatan berbasis data pengguna. Tampilan menu dibuat lebih sederhana, sementara panduan rute memanfaatkan data lalu lintas real-time dan peta online untuk memberikan rute optimal secara langsung.

Bagian paling menarik ada di Gleo AI, asisten suara berbasis large language model (LLM) yang jadi pusat interaksi Pleos Connect. Sistem ini diklaim mampu memahami konteks percakapan, menjalankan beberapa perintah sekaligus, hingga mengenali posisi pengguna di dalam kabin.
Selain itu, Hyundai menghadirkan App Market yang memungkinkan layanan seperti YouTube dan Spotify berjalan langsung dari head unit tanpa perlu menghubungkan smartphone. Ke depannya, Hyundai juga membuka platform ini untuk developer eksternal lewat Pleos Playground.
Hyundai Motor Group menargetkan Pleos Connect akan digunakan di sekitar 20 juta kendaraan Hyundai, Kia, dan Genesis hingga 2030, sekaligus menjadi fondasi menuju konsep Artificial Intelligence–Defined Vehicle (AIDV) di masa depan. ![]()
