TOYOTA GAZOO Racing World Rally Team (TGR-WRT) kembali menunjukkan dominasinya di Rally Japan. Bertanding di hadapan publik sendiri, tim pabrikan asal Jepang itu berhasil menyapu empat posisi teratas pada putaran ketujuh FIA World Rally Championship (WRC) 2026 yang berlangsung di Prefektur Aichi dan Gifu.
Elfyn Evans bersama navigator Scott Martin tampil sebagai pemenang dengan catatan waktu total 3 jam 17 menit 08 detik. Di belakangnya, Sébastien Ogier dan Vincent Landais finis kedua dengan selisih 12,8 detik, sementara Sami Pajari dan Marko Salminen melengkapi podium di posisi ketiga. Bahkan, pahlawan lokal Takamoto Katsuta bersama Aaron Johnston menutup dominasi Toyota dengan finis di posisi keempat.

Hasil tersebut memastikan Toyota mengunci posisi 1-2-3-4 sekaligus mempertegas status GR Yaris Rally1 sebagai mobil yang paling kompetitif di Rally Japan. Ini juga menjadi kemenangan keempat beruntun Toyota pada event kandangnya sejak reli tersebut dipusatkan di Toyota City.

Elfyn Evans sendiri kian kokoh di puncak klasemen. Capaian ini menjadi kemenangan ke-13 sepanjang karier WRC bagi Evans sekaligus podium ke-50 dalam kariernya. Pembalap asal Wales tersebut tampil impresif sejak hari pertama, terutama saat melintasi SS2 Isegami’s Tunnel yang terkenal sempit dan teknikal. Memanfaatkan posisi start yang menguntungkan, Evans mampu membangun keunggulan sejak awal reli dan berhasil mempertahankannya hingga garis finis.
“Rasanya luar biasa bisa kembali memenangkan Rally Japan. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah memberikan mobil yang sangat kompetitif. Ini adalah pertarungan yang ketat sepanjang akhir pekan, tetapi kami mampu memanfaatkan peluang dengan baik sejak hari pertama,” ujar Evans. Berkat kemenangan ini, Evans kini memperlebar keunggulan klasemen pembalap menjadi 20 poin saat musim memasuki paruh kedua.

Selain kemenangan Evans, Toyota juga mencatatkan sejumlah pencapaian penting. GR Yaris Rally1 kini telah mencatat 50 kemenangan stage secara beruntun pada reli aspal dalam tiga event terakhir yang menggunakan permukaan tersebut. Tak hanya itu, hasil Rally Japan juga membuat TGR-WRT memperlebar keunggulan pada klasemen konstruktor menjadi 127 poin atas para rivalnya.
Team Principal Toyota, Jari-Matti Latvala, menyebut hasil ini sebagai salah satu pencapaian terbaik tim di kandang sendiri. “Meraih kemenangan keempat beruntun di Toyota City dan kembali mengunci seluruh podium adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Elfyn tampil luar biasa sepanjang akhir pekan, sementara Seb dan Sami juga menunjukkan performa yang sangat kuat,” kata Latvala.
Meski gagal naik podium, Takamoto Katsuta tetap menjadi pusat perhatian para penggemar reli Jepang. Pemenang Rally Kenya dan Rally Kroasia musim ini sempat kehilangan waktu akibat kerusakan ban pada hari pertama. Namun pembalap Jepang tersebut berhasil bangkit dan mencatat kemenangan stage pada hari terakhir. Katsuta bahkan finis kedua pada klasifikasi Power Stage dan Super Sunday. “Senang rasanya bisa membantu tim meraih hasil 1-2-3-4 di Jepang. Saya memang belum puas dengan hasil pribadi, tetapi kami berhasil bangkit dengan baik. Terima kasih kepada seluruh penggemar Jepang yang terus memberikan dukungan luar biasa,” ujar Katsuta.

Rally Japan 2026 juga memiliki makna historis karena menjadi penampilan terakhir mobil Rally1 generasi saat ini di lintasan aspal Jepang sebelum regulasi baru WRC mulai berlaku pada musim 2027. Presiden TGR-WRT sekaligus Chairman Toyota, Akio Toyoda, mengaku bangga melihat timnya menutup era tersebut dengan hasil sempurna. “Kami berhasil menghadirkan podium penuh untuk Toyota dan memberikan pengalaman podium pertama bagi Presiden dan CEO Toyota yang baru, Kenta Kon. Namun musim masih panjang. Paruh kedua tahun ini akan dipenuhi reli gravel yang sangat menantang, jadi kami harus terus bekerja keras,” ujar Toyoda.
Dengan dominasi mutlak di Rally Japan, Toyota tidak hanya memberikan hadiah manis bagi para pendukungnya di kandang sendiri, tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada para rival bahwa mereka masih menjadi tim yang harus dikalahkan dalam perburuan gelar WRC 2026. ![]()



