Ajang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) memasuki tahun ke-19 dengan capaian yang terus berkembang. Tak hanya dari jumlah peserta, tapi juga dari kualitas ide yang lahir dari imajinasi anak-anak Indonesia. Tahun ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) menerima lebih dari 7.500 karya dari 36 provinsi, menjadikannya salah satu edisi dengan jangkauan terluas sejak program tersebut digelar.

Pengumuman pemenang TDCAC ke-19 dilakukan di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Tiga besar dari masing-masing kategori usia akan mewakili Indonesia pada kompetisi global TDCAC di Jepang, bersaing dengan peserta dari lebih dari 75 negara.

Menariknya, banyak karya tahun ini tidak lagi sekadar menggambarkan mobil futuristis. Anak-anak mulai mengaitkan ide kendaraan masa depan dengan persoalan yang mereka lihat di sekitar, mulai dari banjir, kebisingan, disabilitas, hingga kesehatan manusia dan hewan.

President Director PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, mengatakan tema Inspire the World with Your Dream menjadi bagian dari upaya Toyota menghadirkan pendidikan inklusif sekaligus mendorong pola pikir kreatif dan berkelanjutan bagi generasi muda.

“Kami berharap karya yang dihasilkan dapat semakin relevan sebagai solusi terhadap tantangan sosial masyarakat dan menjadi inspirasi bagi masa depan yang lebih baik untuk semua,” ujar Yokohama.

Dalam beberapa tahun terakhir, Toyota mengubah TDCAC dari sekadar lomba menggambar menjadi platform pembelajaran jangka panjang. Sejak transformasi yang dimulai pada penyelenggaraan ke-16, program ini diarahkan untuk membantu anak-anak mengembangkan cara berpikir kreatif melalui eksplorasi ide tentang mobilitas masa depan.

Penguatan ekosistem pendidikan juga dilakukan melalui pelibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, dinas pendidikan, komunitas pelanggan hingga jaringan dealer Toyota di seluruh Indonesia. Pada TDCAC ke-19, sebanyak 29 grup dealer dengan 192 cabang terlibat aktif mendukung pelaksanaan program, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang melibatkan 21 grup dealer dan 165 cabang.

Toyota juga memperluas dukungan kepada para pendidik. Salah satunya melalui pelatihan Project Based Learning (PjBL) dengan framework CITA yang digelar hingga ke Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Langkah ini melengkapi jangkauan program yang sebelumnya telah menyentuh berbagai daerah, termasuk Aceh di wilayah barat Indonesia.

Menurut Toyota, peningkatan partisipasi tahun ini tidak hanya terlihat dari jumlah karya yang masuk. Dewan juri juga menemukan lebih banyak ide yang autentik, empatik, dan relevan dengan tantangan masa depan. Seluruh karya melalui proses seleksi berlapis, mulai dari kurasi awal, penyaringan menjadi 300 karya terbaik, pemilihan 10 besar tiap kategori, hingga penentuan tiga pemenang utama.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, menilai transformasi TDCAC telah membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak dari berbagai daerah untuk menyampaikan gagasan mereka. “Karya yang dihasilkan semakin otentik, visioner, segar, dan unik sebagai ide solusi mobilitas masa depan yang berdampak luas, universal, dan berkelanjutan,” kata Jap.


Daftar Pemenang Lomba Toyota Dream Car Art Contest ke-19

Kategori 1 (di bawah 8 tahun):

  1. Muhammad Ninoor Firdaus (5) / Banjarbaru – Kalimantan Selatan / Mobil Penolong Orang & Hewan yang Terkena Rabies
  2. Arashya Darmaya (6) / Bengkulu – Bengkulu / Mobil Pengubah Kebisingan Menjadi Kenyamanan
  3. Afsheena Qaireen Zivana (4) / Jakarta Barat – Daerah Khusus Jakarta / Mobil Lumba-Lumba Penakluk Banjir

Kategori 2 (usia 8—11 tahun):

  1. Khalif Arziqi Nasution (11) / Surabaya – Jawa Timur / Toyota Hair-House Car
  2. Aqueena Dphilosophia Nofianda (10) / Bengkulu – Bengkulu / Mobil Filter Kata-Kata Kasar
  3. Shaqilla Sakina A. Putri (11) / Yogyakarta – Daerah Istimewa Yogyakarta / Mobil Mural Sahabat Disabilitas

Kategori 3 (usia 12—15 tahun):

  1. Evan Radithya Nio (15) / Jakarta Utara – Jakarta Utara / Flood Rescue Car
  2. Livia Titania Putri (12) / Bandung – Jawa Barat / The Driven Sanctuary
  3. Aisyah Dzakira Khansa (13) / Denpasar – Bali / The Smart Stroller Car: Mobil Penerjemah Tangisan Bayi