Di luar lapangan, euforia Piala Dunia 2026 juga jadi arena baru bagi berbagai merek untuk mendekati konsumen, termasuk industri otomotif. Menariknya, pendekatan yang digunakan kini tidak lagi sekadar menjual produk atau spesifikasi kendaraan, melainkan menjual pengalaman dan kebersamaan.

Fenomena nonton bareng atau nobar jadi salah satu contoh paling nyata. Aktivitas yang dulunya sekadar ajang menyaksikan pertandingan bersama kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup urban. Mulai dari menentukan lokasi nobar, mengatur perjalanan bersama teman, hingga diskusi panjang selepas pertandingan, semuanya menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terpisahkan dari pesta sepak bola itu sendiri.

Perubahan perilaku konsumen inilah yang mulai dibaca oleh berbagai merek otomotif. Jika beberapa tahun lalu kampanye kendaraan identik dengan performa mesin, efisiensi bahan bakar, atau teknologi terbaru, kini narasi yang dibangun bergeser ke arah yang lebih emosional. Kendaraan diposisikan sebagai pendukung aktivitas sosial dan bagian dari momen kebersamaan.

Strategi tersebut terlihat dari langkah LEPAS Indonesia yang memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 untuk mengaitkan produk mereka dengan aktivitas nobar dan mobilitas perkotaan. Alih-alih menonjolkan angka tenaga atau kemampuan akselerasi, merek ini memilih menyoroti kenyamanan perjalanan menuju lokasi berkumpul bersama teman maupun keluarga.

Vice Country Director LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan bahwa sepak bola selalu identik dengan kebersamaan dan pengalaman kolektif. Menurutnya, perjalanan menuju momen tersebut memiliki nilai yang sama pentingnya dengan pertandingan yang disaksikan.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana industri otomotif mulai melihat kendaraan sebagai bagian dari ekosistem gaya hidup. Konsumen masa kini tidak lagi membeli mobil semata-mata sebagai alat transportasi, melainkan sebagai sarana yang mendukung aktivitas harian, hiburan, hingga interaksi sosial.

Tren tersebut semakin relevan di kalangan masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi. Perjalanan menuju pusat perbelanjaan, kafe, restoran, atau lokasi nobar kini menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dibuat senyaman mungkin. Tak heran jika fitur-fitur seperti parkir otomatis, konektivitas digital, hingga kenyamanan kabin mulai mendapatkan porsi perhatian yang lebih besar dibanding sekadar performa kendaraan.

Bagi merek baru seperti LEPAS, momentum pesta sepak bola dunia menjadi peluang untuk membangun kedekatan emosional dengan konsumen. Ketika banyak pabrikan masih berlomba mempromosikan teknologi dan spesifikasi, pendekatan berbasis pengalaman memungkinkan sebuah merek tampil lebih relevan dengan keseharian pengguna.