Ada benang merah yang membedakan Yamaha CLASSY Modifest 2026 Makassar dengan kota-kota sebelumnya. Jika Surabaya dipenuhi beragam konsep modifikasi dan Bandung identik dengan gaya rally look, maka para modifikator di Kota Daeng justru menjadikan budaya lokal Sulawesi sebagai identitas utama lewat permainan decal yang kreatif.
Hal itu terlihat sepanjang penyelenggaraan Yamaha CLASSY Modifest 2026 di Atrium Trans Studio Mall Makassar pada 9–14 Juni 2026 silam. Selama enam hari, puluhan karya modifikasi Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid tampil dengan sentuhan personal yang memadukan unsur tradisional dan gaya modern, mencerminkan karakter masyarakat Makassar yang ekspresif sekaligus bangga terhadap budaya daerahnya.
Chief Yamaha Area Terr. VII, Paul Himawan, menilai karakter tersebut menjadi ciri khas tersendiri dibandingkan penyelenggaraan di kota lain. Menurutnya, banyak peserta memilih mengangkat elemen budaya lokal melalui desain decal tanpa menghilangkan kesan modern pada motor.
“Karakter masyarakat Makassar yang ekspresif dan bangga terhadap budaya daerahnya terlihat jelas pada karya-karya yang ditampilkan tahun ini. Banyak peserta memadukan unsur budaya lokal dengan gaya modifikasi modern, terutama melalui permainan decal yang kreatif. Ini membuktikan bahwa Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid mampu menjadi media ekspresi yang fleksibel bagi para penggunanya, sekaligus tetap menawarkan desain dasar yang kuat dan menarik untuk dikembangkan sesuai karakter masing-masing,” ujar Paul Himawan.

Representasi budaya Sulawesi paling mencuri perhatian datang dari motor peraih gelar Best of The Best Yamaha Fazzio Hybrid. Sang pemilik, Muhammad Elmoza, mengusung konsep Adventure Utility Scooter bernuansa urban explorer yang dipadukan dengan ilustrasi bertema Sulawesi.
Motor tersebut tampil dengan rak barang belakang berukuran besar, aksesori pelindung berwarna kuning, serta grafis decal bergaya ilustratif yang memadukan warna pastel, motif checkerboard, dan elemen street art. Kombinasi itu menghasilkan tampilan yang fungsional sekaligus sarat identitas lokal.
“Saya ingin membuat motor yang saya gunakan ini tidak hanya tampil berbeda, tetapi juga punya cerita tentang daerah asal saya. Karena itu saya mengangkat unsur budaya Sulawesi ke dalam desain decal dan memadukannya dengan konsep urban explorer yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Menurut saya Fazzio sangat mudah untuk dimodifikasi ke berbagai konsep,” kata Muhammad Elmoza.
Sementara itu, gelar Best of The Best Yamaha Grand Filano Hybrid diraih Irmansyah Nurdin lewat konsep Rally Sport. Ia memadukan dominasi warna putih, aksen merah, dan decal nomor balap sehingga menghasilkan tampilan sporty tanpa menghilangkan karakter premium Grand Filano.
“Saya terinspirasi dari motor-motor rally yang identik dengan karakter sporty dan siap menjelajah. Konsep itu kemudian saya terapkan ke Grand Filano dengan kombinasi warna putih, aksen merah, dan decal nomor balap. Tantangannya adalah bagaimana tetap mempertahankan kesan premium dan elegan,” ujar Irmansyah Nurdin.

Selain kompetisi modifikasi, Yamaha CLASSY Modifest 2026 Makassar juga menghadirkan berbagai aktivitas pendukung seperti Skena Sporty Strength Training, penampilan DJ, hingga live music setiap hari. Konsep tersebut membuat ajang ini berkembang bukan hanya sebagai kontes modifikasi, tetapi juga ruang berekspresi bagi komunitas dan generasi muda.
Melalui penyelenggaraan di Makassar, Yamaha sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas modifikator Indonesia tidak hanya soal mengejar tren global. Budaya lokal pun mampu menjadi inspirasi utama yang melahirkan karya modifikasi unik, sekaligus membuktikan Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid dapat menjadi kanvas ekspresi bagi penggunanya. ![]()
