Dalam dunia balap, kemenangan memang selalu menjadi tujuan. Namun bagi tim yang sedang membangun fondasi, konsistensi sering kali jauh lebih berharga daripada sekadar berdiri di podium tertinggi.
Itulah gambaran yang ditunjukkan Ducati MX Team Indonesia pada putaran kelima Kejuaraan Nasional Motocross 2026 di Sirkuit Putra Airlangga Rizqy Motorsport, Pasuruan (111-12/7/2026). Mereka memang belum berhasil meraih kemenangan, tetapi dua pembalap andalannya kembali finis di podium dan memperlihatkan perkembangan yang semakin nyata.

Diva Ismayana kembali menjadi ujung tombak tim. Meski kondisi fisiknya jauh dari ideal setelah mengalami cedera akibat insiden saat Qualifying Race, ia tetap mampu mempertahankan kecepatannya sepanjang dua balapan.
Alih-alih memaksakan duel yang berisiko memperparah cedera, Diva memilih balapan dengan kepala dingin. Hasilnya, dua kali finis di posisi kedua sudah cukup mengantarkannya menjadi runner-up overall MX1 sekaligus menjaga peluang dalam perebutan gelar musim ini.

Di sisi lain, Hilman Maksum kembali menjalankan perannya sebagai pengumpul poin yang konsisten. Race pertama sempat berjalan sulit setelah kehilangan momentum saat start. Namun pembalap muda itu tidak panik. Satu per satu rival berhasil dilewati hingga akhirnya kembali naik podium. Pada Race 2, start yang lebih baik membuat pekerjaannya jauh lebih mudah sebelum kembali mengunci finis ketiga. Dua podium dalam satu akhir pekan menjadi bukti bahwa performanya mulai stabil dari seri ke seri.

“Balapan akhir pekan ini benar-benar menguji mental dan fisik saya. Setelah cedera yang saya alami semakin parah akibat insiden di Qualifying Race, target utama saya adalah menyelesaikan setiap balapan sebaik mungkin dan tetap membawa pulang poin maksimal. Tentu saya ingin bertarung lebih agresif, tetapi kami juga harus berpikir untuk kejuaraan secara keseluruhan. Saya bersyukur masih bisa finis P2 di kedua race dan menjaga posisi di klasemen,” ujar Diva seusai balapan.

“Race pertama memang cukup sulit karena saya kehilangan momentum saat start, sehingga harus bekerja keras mengejar posisi. Di race kedua, start saya jauh lebih baik dan kami bisa langsung berada di depan. Senang bisa kembali meraih podium dan memberikan hasil positif untuk tim. Kami akan terus bekerja agar bisa tampil lebih kuat di putaran berikutnya,” imbuh Hilman Maksum.
Sementara itu, Johny Pranata, Team Manager Ducati MX Team Indonesia, mengakui hasil tersebut menjadi bekal positif bagi tim. Menurutnya, ketangguhan Diva yang tetap mampu bersaing meski cedera dan konsistensi Hilman menjadi modal penting sebelum memasuki putaran berikutnya.

“Kami tentu menginginkan hasil yang lebih baik, tetapi melihat kondisi yang dihadapi tim, kami bersyukur bisa membawa pulang poin-poin penting untuk kejuaraan. Setelah balapan hari ini, kami akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi Diva dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi balapan berikutnya dua minggu kedepan,” pungkas Johny.
Musim masih menyisakan beberapa putaran lagi. Jalan menuju gelar masih panjang dan persaingan belum akan melunak. Bila Ducati MX Team Indonesia mampu mempertahankan konsistensi seperti yang mereka tunjukkan di Pasuruan, bukan tidak mungkin kemenangan berikutnya tinggal menunggu waktu. ![]()
