Sabtu, 18 Juli 2026, menjadi momen yang membawa ingatan DeepEnd kembali hampir tiga tahun ke belakang. Tepat pada 10 Agustus 2023, Mitsubishi Motors memilih Indonesia sebagai panggung world premiere Mitsubishi XFORCE. Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Indonesia dipercaya sebagai basis produksi global SUV kompak ini yang dikembangkan khusus untuk pasar ASEAN sebelum dipasarkan ke Vietnam, Filipina, Timur Tengah, Amerika Latin, hingga Afrika.

Saat pertama kali diperkenalkan, XFORCE langsung menarik perhatian berkat pendekatan yang berbeda. Ground clearance setinggi 222 mm, suspensi yang disetel khusus untuk karakter jalan di Indonesia, empat mode berkendara (Normal, Wet, Gravel, dan Mud), kabin yang lega, serta fitur-fitur modern seperti Dynamic Sound Yamaha Premium dan layar infotainment 12,3 inci menjadikannya salah satu pemain baru yang cukup diperhitungkan di kelasnya. Pada varian Ultimate, Mitsubishi bahkan melengkapinya dengan Mitsubishi Motors Safety Sensing (MMSS), menjadikan XFORCE sebagai salah satu SUV kompak dengan teknologi keselamatan aktif yang kompetitif di segmennya.

DeepEnd pun masih mengingat dengan baik karakter Mitsubishi XFORCE berkode sasis GR1W yang mengandalkan mesin 1.5L 4A91 MIVEC berpadu transmisi CVT. Karena itu, ketika PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengundang media untuk menjajal New XFORCE dan New XFORCE HEV berkode sasis GE2W, yang kini mengombinasikan mesin 1.6L 4A92 MIVEC dengan motor listrik melalui sistem hybrid khas Mitsubishi, rasanya tidak ada alasan untuk melewatkan kesempatan tersebut.

Sesampainya di MMKSI, jarum jam menunjukkan angka 07.05. Belasan unit New XFORCE HEV telah berbaris rapi menunggu giliran dijajal. Suasana masih terasa santai. Sebagian peserta mengabadikan momen, sementara para engineer dan product planner Mitsubishi Motors bersiap memaparkan berbagai penyempurnaan yang dibawa generasi terbaru ini. Sebelum berada di balik kemudi, inilah kesempatan bagi DeepEnd untuk memahami lebih dulu filosofi pengembangan New XFORCE HEV secara langsung dari tim yang merancangnya.

Rangkaian Media Test Drive dirancang sebagai pengujian menyeluruh yang berlangsung selama satu hari penuh. Jalur yang disiapkan tidak hanya mencakup jalan perkotaan dan jalan tol, tetapi juga lintasan cross country hingga proving ground. Seluruh rute tersebut memungkinkan peserta mengevaluasi performa, kenyamanan, stabilitas, efisiensi, serta karakter berkendara New XFORCE HEV dalam berbagai kondisi penggunaan.

Satu hal yang menarik perhatian DeepEnd adalah keputusan Mitsubishi menghadirkan XFORCE bermesin bensin sebagai kendaraan pembanding. Pendekatan ini memungkinkan peserta tidak hanya mengenal teknologi hybrid terbaru, tetapi juga merasakan secara langsung evolusi karakter XFORCE setelah hampir tiga tahun hadir di pasar Indonesia.

Dari sesi product briefing, Mitsubishi menjelaskan bahwa New XFORCE HEV tetap dikembangkan sebagai small SUV lima penumpang yang dirancang khusus untuk kebutuhan pasar ASEAN. Kondisi jalan yang beragam, iklim tropis, hingga mobilitas masyarakat perkotaan menjadi dasar dalam proses pengembangannya.

Konsep Elevated Urban SUV menjadi benang merah pada pengembangan model terbaru ini. Mitsubishi tidak hanya menghadirkan sistem hybrid, tetapi juga menyempurnakan kualitas kabin, teknologi, serta pengalaman berkendara tanpa menghilangkan karakter dasar XFORCE sebagai SUV yang mudah dikendalikan dan praktis digunakan setiap hari.

Pendekatan human-centric juga diterapkan pada pengembangan interior. Tata letak kokpit, pemilihan material, antarmuka digital, hingga integrasi berbagai fitur dirancang agar interaksi antara pengemudi dan kendaraan terasa semakin intuitif sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Di balik seluruh penyempurnaan tersebut, identitas XFORCE sebagai SUV yang mudah dikendalikan tetap dipertahankan. Platform, dimensi bodi, visibilitas, serta ground clearance yang menjadi karakter khas XFORCE kini dipadukan dengan sistem hybrid Mitsubishi yang mengombinasikan mesin bensin 1.6L MIVEC, motor listrik, baterai penggerak, serta Active Yaw Control (AYC). Seluruh pengembangan tersebut diarahkan untuk menghadirkan respons akselerasi yang lebih halus, efisiensi yang lebih baik, sekaligus meningkatkan stabilitas berkendara di berbagai kondisi jalan khas kawasan ASEAN.

Seluruh pemaparan tersebut menjadi bekal awal sebelum perjalanan sesungguhnya dimulai. Namun, bagi DeepEnd, karakter sebuah kendaraan tidak hanya dibentuk oleh spesifikasi maupun presentasi produk, melainkan oleh bagaimana mobil tersebut berinteraksi dengan pengemudi dan lingkungan di sekitarnya.

Apakah sistem hybrid benar-benar menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dibanding XFORCE generasi pertama? Sejauh mana peningkatan kenyamanan, efisiensi, performa, dan rasa percaya diri yang dijanjikan Mitsubishi dapat benar-benar dirasakan di dunia nyata?

DeepEnd akan ulas secara bertahap dalam seri New XFORCE HEV Media Test Drive. Perjalanan dimulai dari kesan pertama berada di balik kemudi, sebelum membedah lebih jauh karakter sistem hybrid, dinamika berkendara, hingga berbagai penyempurnaan yang dibawa SUV terbaru Mitsubishi ini.