Bus baru Hino yang dipajang di GIIAS 2026 punya satu fitur yang bikin beda dari lineup bus mereka sebelumnya. RM 280 ABS Retarder, begitu namanya, kini dibekali sistem pengereman tambahan berupa Retarder Electromagnetic. Fungsinya sederhana tapi krusial, yakni membantu memperlambat laju bus tanpa harus terus membebani rem utama, terutama saat melibas jalan menurun panjang yang biasa ditemui di rute AKAP maupun wisata pegunungan.
Sistem ini juga berdampak langsung ke usia pakai komponen rem. Dengan beban kerja yang lebih terbagi, keausan kampas dan drum rem bisa ditekan, sekaligus memberi rasa aman ekstra buat pengemudi yang harus menempuh perjalanan jauh dengan medan yang tidak selalu datar.
Selain urusan pengereman, RM 280 ABS Retarder juga mengusung sasis Space Frame yang bikin ruang bagasi bawah lebih lega. Desainnya tembus dari sisi kiri ke kanan, jadi kapasitas angkut barang penumpang atau kargo tambahan jadi lebih besar. Buat operator bus, ini bukan cuma soal kenyamanan tapi juga bisa jadi nilai tambah dari sisi pendapatan.
Kenyamanan penumpang juga dijaga lewat penggunaan Air Suspension yang meredam getaran selama perjalanan. Kombinasi ini membuat RM 280 ABS Retarder diarahkan buat segmen pariwisata dan AKAP, dua jenis layanan yang menuntut kenyamanan ekstra untuk perjalanan jarak jauh. Soal jantung mekanis, bus ini mengandalkan mesin J08E-WD Euro 4 berkapasitas 7.684 cc dengan output 280 PS.

Peluncuran bus ini jadi salah satu sorotan di booth Hino Hall 1 Booth 1E pada GIIAS 2026 yang berlangsung di Tangerang. Hino mengangkat tema besar “Hino Untuk Indonesia, Penggerak Transportasi Negeri” untuk menegaskan posisi mereka bukan cuma sebagai produsen kendaraan niaga, tapi juga mitra bisnis jangka panjang buat pelaku usaha transportasi dan logistik nasional.
Shingo Sakai, President Director HMSI, menyebut tema tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama pelanggan.
“Kami memahami bahwa pelanggan membutuhkan lebih dari sekadar kendaraan yang andal. Mereka membutuhkan partner yang mampu memastikan armada tetap produktif, operasional berjalan lancar, dan bisnis terus berkembang,” ujarnya.
Di booth yang sama, Hino turut memajang tiga kendaraan lain yang merepresentasikan segmen berbeda. Ada Hino 300 Series 136 HDX sebagai truk ringan serbaguna, Hino 500 Series FLX 280 JW yang mengincar segmen logistik jarak jauh, serta Hino 500 Series FM 280 JD berkonfigurasi 6×4 dengan bodi pemadam kebakaran yang menunjukkan fleksibilitas chassis Hino untuk kebutuhan kendaraan khusus.
Seluruh lineup ini didukung filosofi Total Support yang jadi andalan Hino sejak lama. Di booth GIIAS, komitmen ini diterjemahkan lewat tiga area, Total Support Corner yang membahas layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang, Digital Corner yang memperkenalkan Hino Connect dan MyHino untuk pemantauan armada, serta Training Corner yang menghadirkan program Hino Indonesia Academy untuk pelatihan pengemudi, mekanik, sampai personel operasional. ![]()
