Ketika sebuah kendaraan memasuki generasi baru, perubahan biasanya mudah terlihat dari luar. Desain berubah, fitur bertambah, atau teknologi semakin banyak. Namun bagi Mazda, evolusi sebuah kendaraan bukan sekadar menambahkan sesuatu yang baru, melainkan memastikan setiap perubahan memiliki alasan dan tetap menjaga hubungan antara manusia dengan kendaraan.
Pendekatan tersebut menjadi dasar pengembangan the all new Mazda CX-5, SUV yang memasuki generasi ketiganya dengan membawa penyempurnaan pada berbagai aspek, mulai dari ruang kabin, teknologi, pengalaman berkendara, hingga keselamatan.
Untuk membantu pelanggan Indonesia memahami berbagai evolusi tersebut, Mazda Indonesia memperkenalkan konsep LIMA, yaitu empat pilar yang menjadi gambaran utama pengalaman berkendara baru bersama CX-5 generasi terbaru. Keempat pilar tersebut bukan sekadar rangkaian fitur, tetapi menjadi cara Mazda menjawab kebutuhan mobilitas modern tanpa meninggalkan karakter khasnya.
LIMA terdiri dari:
– Lega untuk semua.
– Interaktif tanpa distraksi.
– Manuver presisi dalam kendali.
– Aman setiap perjalanan.

Lega Untuk Semua
Selama bertahun-tahun, Mazda CX-5 dikenal sebagai SUV yang menawarkan pengalaman berkendara menyenangkan. Namun Mazda memahami bahwa sebuah SUV tidak hanya digunakan oleh pengemudi. Ada keluarga, penumpang belakang, hingga kebutuhan membawa berbagai barang dalam perjalanan sehari-hari. Karena itu, generasi terbaru CX-5 mendapatkan penyempurnaan pada ruang kabin. Dimensi kendaraan yang lebih besar memberikan peningkatan pada ruang kepala (headroom), ruang kaki (legroom), hingga akses menuju area bagasi. Perubahan tersebut membuat CX-5 semakin relevan sebagai kendaraan harian maupun teman perjalanan jarak jauh. Bukan hanya lebih luas, Mazda juga mempertahankan perhatian terhadap detail melalui penggunaan material premium dan tata ruang kabin yang dirancang agar seluruh penumpang merasakan kenyamanan yang sama.
Interaktif Tanpa Distraksi
Perkembangan teknologi di dalam kendaraan sering kali membuat kabin semakin ramai dengan berbagai layar dan tombol. Namun Mazda mengambil pendekatan berbeda. Pada the all new Mazda CX-5, teknologi dirancang untuk membantu pengemudi tetap fokus, bukan membuat perhatian terpecah. Hal tersebut terlihat melalui hadirnya layar sentuh berukuran 12,9 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, serta Active Driving Display yang membantu pengemudi memperoleh informasi penting tanpa perlu banyak mengalihkan pandangan dari jalan. Sistem audio premium BOSE dengan 12 speaker juga menjadi bagian dari pengalaman kabin, menghadirkan kualitas suara yang semakin mendukung perjalanan. Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah Capacitive Steering Switches. Berbeda dengan tombol konvensional yang membutuhkan tekanan fisik, teknologi ini menggunakan sistem sentuhan kapasitif sehingga berbagai fungsi kendaraan dapat dikendalikan dengan cara yang lebih modern dan intuitif. Untuk pasar tertentu seperti Jepang, Mazda bahkan telah menghadirkan integrasi Google built-in, yang memungkinkan navigasi, aplikasi, dan asisten suara terhubung langsung dengan sistem kendaraan.
Manuver Presisi Dalam Kendali
Salah satu alasan Mazda CX-5 memiliki banyak penggemar sejak generasi pertama adalah karakter berkendaranya. Di tengah tren SUV yang semakin mengejar ukuran, tenaga, dan jumlah fitur, Mazda tetap mempertahankan filosofi Jinba-Ittai, yaitu hubungan harmonis antara pengemudi dan kendaraan. The all new Mazda CX-5 masih menggunakan mesin SKYACTIV-G 2.5L yang menghasilkan tenaga maksimum 179 PS dan torsi maksimum 240 Nm. Namun penyempurnaan generasi terbaru ini tidak hanya berbicara mengenai angka performa. Mazda melakukan pengembangan pada berbagai aspek seperti respons kemudi, kenyamanan suspensi, kemampuan bermanuver di tikungan, serta peningkatan kualitas Noise, Vibration & Harshness (NVH).
Hasilnya adalah karakter berkendara yang lebih halus, stabil, dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan.
Bagi Mazda, pengalaman berkendara bukan hanya tentang seberapa cepat kendaraan bergerak, tetapi bagaimana kendaraan terasa menyatu dengan pengemudinya.
Aman Setiap Perjalanan
Pilar terakhir adalah keselamatan. The all new Mazda CX-5 dilengkapi dengan teknologi keselamatan aktif Mazda i-Activsense yang dirancang untuk membantu pengemudi mengenali potensi risiko lebih awal. Berbagai fitur seperti Blind Spot Monitoring (BSM), Front Cross Traffic Alert (FCTA), Smart Brake Support (SBS), dan Mazda Radar Cruise Control (MRCC) bekerja bersama untuk memberikan rasa percaya diri lebih saat berkendara. Pendekatan keselamatan Mazda bukan hanya melindungi ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, tetapi membantu pengemudi mengantisipasi situasi sebelum risiko tersebut terjadi.
Hal ini sejalan dengan berbagai pengakuan global yang telah diraih CX-5, termasuk 5-Star Euro NCAP dan IIHS Top Safety Pick+ selama sembilan tahun berturut-turut.
Melalui empat pilar dalam konsep LIMA, Mazda ingin menunjukkan bahwa evolusi CX-5 generasi ketiga tidak hanya terjadi pada desain eksterior. Perubahannya hadir pada bagaimana kendaraan ini digunakan setiap hari: lebih nyaman untuk semua penumpang, lebih intuitif bagi pengemudi, tetap menyenangkan dikendalikan, sekaligus memberikan rasa aman di setiap perjalanan. ![]()
