Dulu head unit cuma digunakan buat menyetel musik atau membuka peta digital, sekarang sudah jaug lebih canggih. Beberapa produsen aftermarket mulai menanamkan kecerdasan buatan ke dalam perangkat yang nempel di dasbor mobil ini. Bukan sekadar tempelan fitur tambahan, tapi jadi otak utama yang bisa diajak interaksi layaknya asisten pribadi.

PT Sumber Sejahtera Audiotama lewat merek Venom jadi salah satu yang mencuri perhatian di booth mereka dalam ajang GIIAS 2026. Momennya pas juga, bertepatan dengan ulang tahun perusahaan yang ke-24, Venom sekalian meluncurkan dua head unit baru di bawah lini Venom Purple, yaitu VP5 IX Thunderbolts dan VP5 IX Storm.

Yang bikin Storm menonjol adalah kehadiran fitur Built-in Voice Command AI berbasis ChatGPT. Pengguna bisa kasih perintah suara pakai bahasa Indonesia atau Inggris buat menjalankan berbagai fungsi di head unit, jadi enggak perlu lagi sentuh layar satu-satu buat cari menu tertentu.

Dapur pacunya juga enggak main-main. Storm mengusung Android 14 dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB, ditambah layar QLED beresolusi 2K dalam pilihan ukuran 9,5 inci atau 10,36 inci. Buat urusan suara ada DSP AKM 7604, sementara visibilitas parkir dibantu kamera 360 derajat berlensa Sony. Konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto juga sudah tersedia.

Di sisi lain ada Thunderbolts yang menyasar segmen berbeda. Head unit ini mengandalkan teknologi V-SIM yang mendukung jaringan 4G LTE dan WiFi, jadi pengguna bisa akses berbagai layanan internet dari head unit tanpa harus tethering ke ponsel dulu. Fitur ini cocok buat yang perlu navigasi online atau streaming musik tapi malas ribet urusan hotspot.

Thunderbolts dibanderol Rp 6.050.000, tersedia dalam pilihan layar 9 inci dan 10 inci. Sama seperti Storm, perangkat ini mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, ditambah sensor NFC dan kompatibilitas kamera 360 beresolusi 720p.

Kedua produk ini melengkapi ekosistem Venom Purple yang sebelumnya sudah merambah ke dashcam, DVR, sampai lampu Bi-LED. Strateginya kelihatan jelas, Venom pengin konsumen bisa dapat berbagai kebutuhan teknologi kendaraan dalam satu payung merek tanpa harus gonta-ganti brand.

Founder dan CEO Venom Indonesia, Irwan Kusuma, menyebut peluncuran ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi di industri aftermarket otomotif. Semangat itu katanya tercermin dari tema ulang tahun Venom ke-24 yang diusung tahun ini, yaitu Endeavor.

“Tema Gathering Venom tahun ini mengangkat tema Endeavor yang artinya upaya dan kegigihan yang sungguh-sungguh,” ujarnya.