Geely Auto Indonesia menggandeng HSR Wheel untuk membedah ulang tampilan EX2 lewat sentuhan modifikasi bergaya retro futuristik, sesuatu yang jarang ditempuh pabrikan buat mobil listrik kompak mereka sendiri.
Konsep yang diusung bukan sekadar ganti velg terus selesai. Geely EX2 berbalut warna Comet Gray ini dipasangkan dengan dua opsi velg dari HSR, yaitu HSR Boafeo dan HSR Aerotech ring 16 inci. Desain aerodisc yang mengambil inspirasi dari dunia motorsport klasik jadi elemen yang paling mencuri perhatian, membuat siluet EX2 yang tadinya futuristis makin punya karakter ekspresif tanpa kehilangan identitas aslinya.
Filosofi di balik pelek HSR Aerotech sendiri diklaim terinspirasi dari efisiensi aerodinamis, jadi bukan cuma soal estetika belaka. Kombinasi bentuk aerodisc itu dipakai buat menegaskan siluet futuristis EX2 sekaligus menciptakan harmoni antara sisi inovasi dan gaya, dua hal yang menurut HSR jadi pegangan utama desain lini Aerotech.

Buat urusan kaki-kaki, velg tadi dipadukan dengan ban Accelera Eco Plush ukuran 205/60 R16 99V XL. Ban ini disebut dirancang untuk menyeimbangkan kenyamanan, stabilitas, dan tingkat kebisingan yang rendah saat dipakai harian, jadi meski tampilan berubah drastis, karakter EX2 sebagai kendaraan kota yang nyaman tetap dipertahankan.
Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, menjelaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari respons positif automotive enthusiasts terhadap EX2 selama ini.
“Respons positif dari automotive enthusiasts terhadap Geely EX2 menjadi salah satu alasan kami menghadirkan kolaborasi ini bersama HSR Wheel. Melalui modifikasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Geely EX2 dapat menjadi kanvas eksplorasi bagi penggunanya untuk menampilkan karakter dan gaya personal, tanpa mengorbankan kenyamanan maupun kepraktisannya sebagai kendaraan listrik sehari-hari,” ujar Constantinus.
Dengan desain kompak, proporsi yang seimbang, dan siluet futuristis yang jadi ciri khasnya, EX2 memang punya ruang gerak yang luas buat dipersonalisasi. Mulai dari pilihan velg, permainan warna, sampai elemen eksterior lain, semuanya bisa digonta-ganti tanpa mengorbankan fungsi dan kenyamanan sebagai kendaraan listrik perkotaan.

Geely Auto Indonesia juga menyebut kolaborasi dengan HSR Wheel ini sebagai bukti bahwa kendaraan listrik bisa masuk ke ranah gaya hidup, bukan cuma alat transportasi. Dengan dukungan ekosistem aftermarket lokal, konsumen dibuka ruangnya buat mengekspresikan preferensi masing-masing lewat pelek maupun elemen eksterior lainnya, tetap dengan catatan keamanan dan fungsi kendaraan jadi prioritas.
Momen modifikasi ini muncul bersamaan dengan tren penjualan EX2 yang terus menanjak. Sepanjang Januari 2025 hingga Juni 2026, EX2 tercatat sebagai small EV terlaris di dunia dengan total penjualan lebih dari 550.000 unit. Di Indonesia sendiri, EX2 jadi model paling laris di jajaran Geely, dengan lebih dari 6.500 konsumen yang sudah meminangnya dan permintaan yang masih terus naik.
Buat mengejar permintaan yang terus tumbuh itu, Geely berkomitmen menggandakan kapasitas produksi EX2 di Indonesia. Saat ini lebih dari 2.000 unit sudah disiapkan dan siap dikirim ke konsumen, sebuah langkah yang diharapkan mempercepat proses serah terima buat masyarakat yang mau segera pindah ke mobilitas listrik. ![]()
