Jumat kemarin, DeepEnd mampir ke showroom BMW Astra Cilandak. Sudah lama tak ke sana, persis sejak sebelum pandemi. Soal lokasi, tempat ini memang enak. Dari arah Bogor maupun PIK sama-sama mudah dicapai. Mau test drive dan langsung masuk JORR pun gampang. Selesai dari sana, sekitar 15 menit kemudian DeepEnd sudah ngopi sore di Pondok Indah Mall.
Lebih menyenangkan lagi, pulang dari sana hanya butuh sekitar 15 menit sudah bisa ngopi sore di Pondok Indah Mall. Atau tinggal masuk tol, lurussssss, eh nyampe di area PIK.
BMW Astra Cilandak sendiri sudah melayani pelanggan BMW sejak 1989. Salah satu dealer pertama sekaligus yang tertua dalam jaringan BMW Astra ini ternyata tidak memilih berdiam diri mempertahankan wajah lamanya. Pada 2024, BMW Astra Cilandak bertransformasi melalui konsep “Retail.Next”. Investasinya lebih dari Rp 12 miliar.

Tapi kali ini ada yang berbeda.
BMW Astra Cilandak sedang mengubah showroom menjadi ruang pengalaman dimana mobil, seni, arsitektur, dan kepedulian sosial bertemu.
Begitu masuk lebih jauh, perubahan itu baru benar-benar terasa. Di antara mobil-mobil BMW yang dipajang, sekarang ada lukisan yang mengambil ruang cukup serius. Bukan satu atau dua karya sebagai pemanis dinding, melainkan 18 lukisan dari lima seniman Indonesia, yaitu I Nyoman Erawan, I Made Astawa “Dollar”, I Nyoman Sujana “Kenyem”, I Putu Sudiana “Bonuz”, dan I Ketut Sugantika “Lekung”. Karya-karya tersebut hadir melalui The Art of Joy: Celebrating Indonesia Through Art, kolaborasi BMW Astra dengan Teh Villa Gallery yang juga membawa program serupa ke BMW Astra Serpong. Sebelumnya, bahkan BMW Astra Surabaya telah lebih dulu menampilkan 33 lukisan koleksi Teh Villa Gallery sejak Juli 2026.

BMW Astra tidak sedang mencoba menjadikan dealership berubah menjadi galeri seni. Mobil tetap menjadi pusatnya. Bedanya, sekarang ada pengalaman lain yang ikut mengisi ruang di sekitarnya. Orang datang untuk melihat BMW, berdiskusi soal model, memperhatikan desain, bertanya tentang teknologi atau melakukan test drive, tetapi pada saat yang sama bisa berhenti lebih lama di depan sebuah lukisan, memperhatikan detailnya, lalu menikmati suasana showroom dengan cara yang berbeda. Konsep Retail.Next memang berbicara tentang kenyamanan dan hubungan emosional antara layanan, BMW dan pelanggan. Kehadiran seni membuat gagasannya itu terasa semakin konkret.
Sanfrantis Tanu, Chief Executive BMW Astra, melihat kolaborasi dengan Teh Villa Gallery sebagai bagian dari pengalaman tersebut. “Setelah dua tahun showroom BMW Astra Cilandak hadir dengan konsep Retail.Next yang merupakan simbol kenyamanan dengan menciptakan hubungan emosional layanan, BMW, dan pelanggan. BMW Astra berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery ini sekiranya dapat memanjakan pelanggan tidak hanya dengan bangunan serta fasilitas yang ada tapi juga dari rasa yang dihadirkan karya lukisan terbaik dari Teh Villa Gallery,” ungkap Sanfrantis Tanu.
Jadi yang ditawarkan bukan hanya bangunan dan fasilitas, tetapi juga rasa yang muncul ketika pelanggan berada di dalamnya. Buat sebuah showroom, ini cukup menarik, karena pengalaman tidak lagi berhenti pada apa yang ada di balik kaca display atau spesifikasi yang tertulis di sebelah mobil. Ada atmosfer ruang, ada karya seni, ada interaksi, dan semuanya berjalan bersamaan.
Lalu muncul satu kata yang membuat program ini menjadi jauh lebih menarik: Joy.
BMW sedang menggunakan kata tersebut di tempat yang berbeda dalam dunia produknya. Pada era Neue Klasse, ada BMW Heart of Joy, sebuah unit kendali berperforma tinggi yang mengoordinasikan berbagai proses berkendara dalam hitungan milidetik, termasuk akselerasi, pengereman, kemudi, penggerak dan recuperation. BMW menyebut sistem ini memproses informasi serta data sensor hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan model sebelumnya, sehingga berbagai fungsi kendaraan dapat bekerja lebih terintegrasi dan menerjemahkan kerumitan teknologi menjadi pengalaman berkendara yang lebih presisi, responsif dan halus.

Art of Joy berada di sisi yang berbeda. Tak lagi hanya bekerja di balik layar seperti Heart of Joy, tetapi hadir tepat di depan mata. Kalau teknologi BMW menyatukan begitu banyak proses agar pengemudi cukup merasakan hasil akhirnya, karya seni di showroom menyatukan mobil, arsitektur dan suasana ruang agar pelanggan mendapatkan pengalaman yang tidak hanya berbicara tentang kendaraan. Di sini, meaning dari Joy bukan sesuatu yang harus dijelaskan lewat angka atau spesifikasi. Bisa muncul dari sebuah bentuk, warna, komposisi, ruang, atau sekadar dari perasaan ketika melihat sesuatu yang menarik perhatian.
Di situlah hubungan seni dengan BMW menjadi masuk akal. Ronald Sitolang, Inisiator Teh Villa Gallery, melihat ada nilai yang beririsan antara dunia seni dan filosofi BMW, Sheer Driving Pleasure. Seni lahir dari proses kreatif, dedikasi, kepekaan dan perhatian terhadap detail; BMW berbicara tentang kualitas, presisi, inovasi dan pengalaman berkendara. Dua dunia ini memang berbeda, tetapi sama-sama menghargai proses sampai detail terkecil sebelum hasil akhirnya bisa dirasakan.
Dan ternyata “Joy” di Cilandak tidak berhenti pada apa yang bisa dilihat atau dirasakan pelanggan. Ada bagian yang justru bergerak keluar dari showroom, menyapa sesama. Sebanyak 10% hasil penjualan karya Teh Villa Gallery akan didonasikan untuk mendukung program bagi panti asuhan anak-anak Indonesia, dengan penyaluran yang dapat disesuaikan berdasarkan permintaan pembeli karya. Pada penyelenggaraan sebelumnya di BMW Astra Surabaya, kontribusi dari penjualan karya juga telah diberikan kepada Panti Asuhan Al Huda di Karah Agung dan Rumah Anak Pondok Kasih di Gayungan, Surabaya.

Jadi sekarang ada beberapa lapisan yang berjalan bersamaan di satu tempat.
Retail.Next mengubah cara sebuah dealership berinteraksi dengan pelanggan.
The Art of Joy membawa karya seniman Indonesia masuk ke ruang otomotif premium.
Heart of Joy menerjemahkan teknologi BMW menjadi rasa berkendara yang sederhana untuk dinikmati.
Dan kontribusi sosial membuat sebagian nilai kembali keluar, menuju orang-orang yang membutuhkan.
The Art of Joy berlangsung hingga Oktober 2026 di BMW Astra Cilandak, Jl. RA Kartini Kav. 203, Cilandak, Jakarta Selatan, serta BMW Astra Serpong, ASTRA BIZ Centre, Jl. BSD Raya Utama, BSD, Serpong, Tangerang. Mungkin, kali ini alasan DeepEnder mampir ke showroom BMW bukan hanya untuk melihat mobil, tetapi untuk merasakan bagaimana BMW menerjemahkan “Joy” ke dalam kolaborasi seni lukisan dengan arsitektur showroom BMW Astra. ![]()


