Seratus ribu konsumen dalam waktu kurang dari dua tahun bukan angka yang muncul begitu saja. Terlebih untuk sebuah SUV listrik dengan bentuk yang justru tidak berusaha terlihat seperti SUV listrik pada umumnya. iCAR V23 datang dengan postur boxy, wajah tegak, proporsi hampir 1:1, dan pendekatan desain yang sengaja membawa kembali karakter SUV klasik. Kini, formula tersebut telah membawa V23 melewati 100.000 konsumen global sejak diluncurkan pada Desember 2024.
Menariknya, angka tersebut tidak bertumpu pada satu pasar besar. V23 telah masuk ke lebih dari 20 negara dan pasar, lalu menemukan respons dengan pola yang berbeda-beda. Thailand menjadi pasar pertama sekaligus salah satu kontributor penting dengan penjualan kumulatif lebih dari 7.500 unit. Di Malaysia, permintaan yang tumbuh bahkan mendorong perakitan lokal. Sementara Hong Kong memberikan gambaran lain: V23 meraih pangsa pasar 13 persen pada Juni dan menjadi model terlaris lintas kategori kendaraan pada Juli.

Afrika Selatan menjadi cerita yang berbeda lagi. Di sana, lebih dari 300 pesanan masuk pada bulan pertama setelah peluncuran 28 Mei. Setelah itu, V23 terus memimpin segmen SUV boxy energi baru di negara tersebut setiap bulan. Empat pasar ini menunjukkan sesuatu yang lebih menarik daripada sekadar daftar angka penjualan: V23 tidak bergantung pada satu karakter konsumen untuk menemukan pembelinya.
Formula pertama iCAR justru terlihat dari keberanian desainnya. V23 tidak mencoba menyamarkan bentuk boxy sebagai sekadar aksen. Lebarnya 1,9 meter dan tingginya 1,84 meter, dengan rasio tinggi dan lebar yang mendekati 1:1. Ground clearance 210 mm, approach angle 43 derajat, dan departure angle 41 derajat kemudian membuat bentuk tersebut memiliki fungsi, bukan hanya identitas visual. Pengakuan Red Dot Award: Design Concept 2026 menjadi salah satu validasi terhadap pendekatan desain tersebut.

Formula berikutnya adalah membuat karakter itu tetap relevan ketika mobil digunakan sehari-hari. Wheelbase 2.735 mm dan penempatan roda di keempat sudut bodi menghasilkan efisiensi ruang kabin yang diklaim mencapai 67,73 persen. V23 juga telah meraih rating keselamatan lima bintang ASEAN NCAP dan menyediakan lebih dari 20 titik plug-and-play. Artinya, satu V23 tidak harus berakhir dengan konfigurasi yang sama dengan V23 milik konsumen lain.

Di Indonesia, formula tersebut mulai mendapat fondasi lokal melalui SM Group Serpong sebagai diler resmi 3S pertama iCAR. Fasilitas ini menyatukan penjualan, layanan purnajual, dan suku cadang dalam satu lokasi. Langkah tersebut penting karena setelah sebuah model menemukan konsumennya, tantangannya bukan lagi sekadar menjual mobil, tetapi menyediakan alasan bagi konsumen untuk tetap nyaman memilikinya.
Marshall Ma, Country Director iCAR Indonesia, melihat pencapaian global tersebut sebagai pijakan untuk membangun pasar Indonesia. “Kepercayaan dari lebih dari 100.000 konsumen di berbagai negara menunjukkan bahwa iCAR V23 mampu diterima oleh konsumen dengan kebutuhan dan gaya hidup yang beragam. Di Indonesia, kami ingin membawa standar yang sama, tidak hanya melalui produk yang berkualitas, tetapi juga dengan membangun jaringan dealer, layanan purnajual, dan pengalaman kepemilikan yang semakin lengkap,” ucap Marshall Ma. Setelah V23, iCAR juga menyiapkan model SUV boxy berikutnya, termasuk V27, sementara ekspansi merek terus bergerak ke pasar regional lainnya. ![]()
