Giliran Sumatera Utara yang kebagian jatah dari ekspansi Leapmotor di Indonesia. Setelah resmi diperkenalkan lewat GIIAS 2026 beberapa waktu lalu, merek asal Tiongkok ini kini hadir di Indomobil Expo Medan 2026 yang berlangsung 17 sampai 23 Agustus di Laguna Atrium DeliPark Mall.

Dua model listrik jadi andalan di ajang ini, B10 dan C10. Keduanya bisa dicoba langsung oleh warga Medan yang penasaran lewat sesi test drive.

Kehadiran Leapmotor di Medan bukan cuma soal pamer produk. Ini jadi bagian dari strategi PT Indomobil National Distributor memperluas akses mobilitas listrik ke luar Jabodetabek. Sebagai mitra resmi Stellantis di Indonesia, Indomobil menaungi Leapmotor bersama Citroën dan Jeep dalam satu ekosistem yang sama.

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menyebut Medan sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas yang terus berkembang. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang menarik bagi pertumbuhan kendaraan listrik di wilayah ini.

“Medan merupakan salah satu kota besar dan dinamis di Sumatera dengan aktivitas dan mobilitas masyarakatnya yang terus berkembang. Setelah memperkenalkan Leapmotor di Indonesia melalui GIIAS 2026, kami ingin membawa pengalaman yang sama dan lebih dekat kepada masyarakat di berbagai daerah,” kata Tan Kim Piauw.

Bukan tanpa alasan Leapmotor memilih membawa B10 dan C10 sekaligus. Dua SUV listrik ini sama-sama mengusung teknologi Cell-to-Chassis dan dibekali 16 fitur ADAS. Karakter berkendaranya pun diklaim mengusung nuansa Eropa lantaran proses chassis tuning dilakukan bersama tim engineering Stellantis di Balocco, Italia.

B10 tampil sebagai compact SUV dengan baterai berkapasitas 67,1 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 516 km berdasarkan standar NEDC. Konfigurasi staggered wheels dengan ban belakang lebih lebar jadi salah satu ciri khasnya, mendukung traksi dan stabilitas terutama saat melaju kencang. Panoramic sunroof seluas 1,8 meter persegi dan Persona Dashboard turut melengkapi kabin B10.

Sementara C10 diposisikan sebagai medium SUV yang lebih mengutamakan ruang dan kenyamanan untuk mobilitas keluarga. Baterainya berkapasitas 69,9 kWh, dipadukan motor listrik RWD bertenaga maksimum 165 kW dan torsi 360 Nm. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 503 km berdasarkan standar NEDC. Fitur seperti heated and ventilated front seats, electric tailgate, hingga panoramic sunroof 2,1 meter persegi turut disematkan. Dari sisi keselamatan, C10 sudah mengantongi sertifikasi 5-star Euro NCAP dengan kekakuan torsional hingga 42.500 Nm/degree.

Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, menekankan bahwa filosofi Leapmotor bukan cuma soal teknologi yang bekerja dengan baik, tapi juga bagaimana teknologi itu bisa masuk ke keseharian penggunanya.

“Bagi kami, kendaraan listrik bukan hanya tentang bagaimana teknologi bekerja, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari kehidupan penggunanya. Melalui B10 dan C10, kami membawa pendekatan tersebut lebih dekat kepada masyarakat Sumatera Utara,” ujar Samuel.

Selama Indomobil Expo Medan 2026 berlangsung, Leapmotor juga menyiapkan penawaran khusus untuk kedua model. B10 dibanderol Rp 469 juta, sudah termasuk Wall Charger Zeeda Guardian Series AC Charger berkapasitas output maksimum 7,7 kW. Sedangkan C10 ditawarkan dengan harga Rp 608 juta.

Buat urusan purna jual, warga Medan tidak perlu khawatir. Jaringan penjualan dan layanan sudah didukung lewat Stellantis Brand House Adam Malik yang berlokasi di Jalan H. Adam Malik No. 193, Medan. Dealer ini menyatukan ekosistem Citroën, Jeep, dan Leapmotor dalam satu lokasi, lengkap dengan layanan penjualan dan purna jual.