Di luar gelaran GIIAS Surabaya 2026, Honda Surabaya Center juga buka-bukaan soal performa penjualan mereka sepanjang Januari sampai Juli 2026. Total ada 3.613 unit yang berhasil dikirim ke wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara dalam periode tujuh bulan tersebut.

Honda Brio masih jadi kontributor terbesar dengan raihan 1.908 unit, terbagi jadi Honda Brio Satya sebanyak 1.717 unit dengan market share 30,60 persen, dan Honda Brio RS sebanyak 191 unit dengan market share 40,21 persen. Angka ini nunjukin city car mungil Honda itu masih jadi pintu masuk utama konsumen yang mau beli mobil baru di segmen entry level.

Di segmen SUV, Honda HR-V tetap jadi market leader dengan penjualan 999 unit dan market share 42,33 persen. Di belakangnya ada Honda WR-V dengan 438 unit, disusul Honda BR-V sebanyak 146 unit, dan Honda CR-V sebanyak 68 unit.

Sementara produk elektrifikasi Honda mulai unjuk gigi meski jumlahnya masih terbatas. Honda STEP WGN e mencatat penjualan 25 unit, Honda City Hatchback RS 21 unit, dan Honda Civic 8 unit pada periode yang sama.

Data ini jadi konteks menarik kalau dikaitkan dengan kehadiran Honda Super-ONE yang baru pertama kali nongol di Surabaya lewat GIIAS 2026. Honda kelihatannya sedang coba menyeimbangkan antara mempertahankan basis penjualan dari produk konvensional seperti Brio dan HR-V, sambil pelan-pelan memperkenalkan ekosistem elektrifikasi lewat model-model baru.

Buat konsumen yang sudah beli unit Honda dan butuh bantuan di jalan, layanan Experience Honda tetap bisa diakses lewat 0-800-14-46632 tekan 1 atau aplikasi Honda e-Care selama 24 jam.