Hujan abu vulkanik biasanya bikin pemilik mobil langsung kepikiran satu hal, bodi mobil kotor. Padahal urusannya bisa lebih panjang dari sekadar tampilan. Partikel abu yang sangat halus bisa ikut masuk ke berbagai bagian mobil dan mengganggu komponen yang posisinya justru tidak kelihatan dari luar.
Kondisi ini kembali relevan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026. Abu vulkanik sempat menyebar ke sejumlah wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu berdasarkan pemantauan BMKG. Anak Krakatau sendiri masih berstatus Level III atau Siaga dan aktivitasnya terus dipantau.
Menurut Auto2000, abu vulkanik membawa partikel pasir kuarsa atau silika yang punya karakter tajam sekaligus berpotensi korosif. Karena ukurannya sangat halus, abu ini bisa menempel di permukaan mobil, masuk ke saluran udara, hingga berada di area komponen seperti rem dan radiator.
Salah satu yang paling gampang luput adalah radiator. Abu yang menumpuk di sela-sela sirip radiator bisa menghambat aliran udara yang dibutuhkan untuk membuang panas mesin. Kalau kondisinya dibiarkan, efektivitas sistem pendinginan mesin bisa ikut turun.
Bagian depan mobil juga punya komponen lain yang perlu diperhatikan, yaitu kondensor AC. Posisinya yang berada di area depan membuat kondensor berpotensi ikut tertutup abu. Sementara dari sisi kabin, partikel abu yang masuk melalui sistem sirkulasi udara bisa membuat filter kabin lebih cepat kotor dan mengganggu aliran udara AC.
Masuk ke ruang mesin, filter udara juga jadi salah satu komponen yang bekerja cukup keras menghadapi paparan abu. Partikel halus bisa tertahan di filter dan membuat aliran udara menuju mesin terganggu. Karena itu, kondisi filter udara sebaiknya diperiksa setelah mobil digunakan di wilayah yang terdampak, bahkan penggantian bisa dilakukan lebih cepat kalau kondisinya sudah terlalu kotor.
Rem juga tidak luput. Abu vulkanik dapat menempel pada piringan rem cakram atau masuk ke area tromol. Ketika terjadi gesekan antara kampas dan permukaan yang sudah terkontaminasi abu, permukaan komponen rem berpotensi tergores. Bunyi decit atau pedal rem yang terasa berbeda bisa menjadi tanda untuk segera melakukan pemeriksaan.
Yang lebih sulit dideteksi adalah sensor kendaraan. Banyak sensor berada di lokasi yang tidak mudah dijangkau dan sensitif terhadap kotoran. Kalau kinerjanya terganggu, sistem elektronik kendaraan bisa ikut memberikan peringatan melalui panel instrumen.
Cairan kendaraan juga punya kemungkinan terdampak meski sistemnya pada dasarnya tertutup. Dalam kondisi tertentu, misalnya ada celah atau kerusakan pada bagian tertentu, abu yang sangat halus bisa masuk ke area seperti saluran minyak rem atau air radiator dan berpotensi memengaruhi kondisi cairan.
Karena itu, Auto2000 menyarankan pemilik mobil yang melewati wilayah terdampak untuk tidak langsung mengelap bodi atau kaca ketika masih terdapat abu. Bodi sebaiknya lebih dulu disiram air mengalir agar partikel tersebut luruh. Kaca juga jangan langsung disapu wiper atau kain lap karena kandungan silika pada abu bisa bekerja seperti material abrasif dan meninggalkan goresan.
Untuk mobil hybrid Toyota, Auto2000 menyebut sistem elektrifikasinya dirancang kedap air dan tertutup sehingga abu vulkanik relatif sulit masuk ke komponen elektrifikasi. Meski begitu, pemilik tetap diminta memperhatikan informasi di MID dan panel instrumen. Jika muncul notifikasi malfungsi sistem hybrid atau komponen lain, mobil sebaiknya segera diperiksa.
“Abu vulkanik memiliki karakter yang berpotensi mengganggu komponen kendaraan jika AutoFamily tidak mencegahnya. Karena itu, perhatikan komponen mobil yang berisiko terganggu dan lakukan langkah pencegahan yang tepat. Jangan ragu untuk berkunjung ke bengkel Auto2000 meskipun belum saatnya servis berkala kalau merasakan ada masalah pada mobil sebagai dampak dari abu vulkanik,” kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.
Auto2000 juga sedang menawarkan promo SIAP SEDIA atau Siang-siang Dapat Promo Servis di Auto2000. Program ini berlaku sampai 30 September 2026 untuk servis mobil Toyota setiap Selasa sampai Jumat pukul 13.00 sampai 15.00 WIB.
Lewat program tersebut, konsumen mendapatkan diskon jasa servis berkala sebesar 10 persen dan gratis 1 liter TMO Engine Oil. Ada juga voucher gratis 1 liter TMO Engine Oil untuk servis berkala berikutnya dengan masa penggunaan maksimal enam bulan sejak voucher diterima. ![]()
