Lewat program Tenda Ramah Anak, perusahaan otomotif asal Jepang ini turun tangan membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya anak-anak yang kondisinya paling rentan pascabencana.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Erwin Walesa, Division Head HCGA & CARM HMSI, kepada Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong di Reo, Manggarai, NTT, pada Selasa (22/9/2026).

Program ini digarap bersama Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong dengan sasaran Desa Salama dan Desa Motor Pecah, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Dua unit tenda dibangun lengkap dengan fasilitas belajar dan bermain, mainan edukatif, program pembelajaran, sampai pendampingan langsung untuk anak-anak. Tujuannya memberi ruang aman bagi anak-anak untuk beristirahat, belajar, dan tetap bisa mengekspresikan kreativitas mereka di tengah masa pemulihan.
“Dalam situasi pascabencana, anak-anak membutuhkan ruang yang dapat memberikan rasa aman sekaligus kesempatan untuk kembali belajar dan bermain. Melalui program Tenda Ramah Anak, kami ingin membantu menghadirkan lingkungan yang mendukung mereka untuk kembali menjalani aktivitas dengan lebih nyaman,” ujar Erwin Walesa.

Total ada 125 anak dari 94 keluarga di dua desa tersebut yang jadi penerima manfaat program ini. Pendampingan berjalan lewat rangkaian aktivitas harian yang dirancang untuk mendukung kesejahteraan psikososial anak-anak sekaligus membantu mereka menemukan kembali rasa aman dan rutinitas setelah gempa mengguncang wilayah mereka.
Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong menyambut baik dukungan tersebut. “Dukungan dari Hino membantu kami menghadirkan kegiatan yang lebih terarah bagi anak-anak selama masa pemulihan. Kami berharap ruang ini dapat menjadi tempat bagi mereka untuk belajar, bermain, dan kembali merasakan suasana yang lebih nyaman setelah bencana,” ujarnya.’
Bantuan Hino tidak berhenti di tenda saja. HMSI juga menyalurkan susu dan makanan ringan untuk 120 anak, bubur kacang hijau, serta paket kebutuhan dasar bagi 100 anak. Sejumlah perlengkapan sekolah seperti kotak makan dan botol minum turut dibagikan untuk 120 anak, memastikan mereka tetap bisa menjalani rutinitas belajar meski dalam kondisi darurat.
Selain fokus pada anak-anak, Hino turut menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat terdampak lewat 10 tangki air dengan total kapasitas 80.000 liter. Distribusi ini menjangkau wilayah lain yang juga terdampak gempa, termasuk Desa Lempis di Kecamatan Cibal, guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih bertahan di tempat penampungan sementara. ![]()


