Genesis Magma Racing datang ke 6 Hours of Fuji dengan posisi start terbaiknya musim ini. Dani Juncadella membawa GMR-001 Hypercar #19 ke posisi ketiga, sementara Andre Lotterer menempatkan mobil #17 di posisi kelima. Namun, enam jam balapan di Fuji Speedway berakhir tanpa tambahan poin bagi kedua mobil setelah penalti pada fase akhir menggagalkan hasil yang sebelumnya berada dalam jangkauan.

Posisi start tersebut memiliki cerita tersendiri. Kondisi lintasan yang basah membuat sesi qualifying dibatalkan, sehingga grid ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat pada Free Practice. Persiapan sejak sesi-sesi awal menjadi penting karena catatan waktu tersebut akhirnya menentukan posisi kedua GMR-001 ketika balapan dimulai.

Juncadella langsung mempertahankan posisi ketiga pada satu jam pertama. Situasi berbeda dialami Lotterer yang memilih strategi empat ban medium, ketika sebagian besar kompetitor menggunakan kompon soft. Pilihan tersebut membuat #17 kehilangan posisi pada double stint pembuka, sehingga Mathys Jaubert dan Pipo Derani mendapat tugas untuk membawa mobil kembali ke persaingan.

Di #19, pergantian pembalap antara Juncadella, Paul-Loup Chatin, dan Mathieu Jaminet menjaga mobil tetap berada di kelompok depan. GMR-001 #19 mampu bertahan di lima besar dalam sebagian besar jalannya lomba, termasuk ketika kondisi lintasan dan temperatur berubah sepanjang balapan. Memasuki satu jam terakhir, Jaminet masih berada di posisi kelima.

Situasi berubah ketika sebagian besar mobil Hypercar masuk pit secara bersamaan di bawah Safety Car, kurang dari 45 menit sebelum finis. Pit stop #19 berlangsung lebih lambat sehingga Jaminet kehilangan posisi dan keluar dari lima besar. Namun, mobil tersebut masih berada di zona poin dan kesempatan untuk mempertahankan hasil tetap terbuka setelah restart.

Jaminet kemudian kembali merebut satu posisi. Persaingan menuju finis terlihat masih memungkinkan #19 mengamankan hasil yang sesuai dengan kecepatannya sepanjang balapan. Penalti drive-through kemudian mengubah situasi tersebut. Penalti itu baru dijatuhkan sekitar dua jam setelah pelanggaran terjadi, sehingga waktu yang tersisa tidak cukup bagi Jaminet untuk mengejar posisi yang hilang.

GMR-001 #19 akhirnya melewati garis finis di posisi ke-11. Hasil tersebut menempatkannya tepat di luar zona poin, setelah sebelumnya menghabiskan sebagian besar balapan di lima besar. Mobil #17 juga sempat kembali masuk ke zona poin setelah pemulihan yang dilakukan Jaubert dan Derani. Derani menjalankan stint terakhir ketika perubahan kondisi kembali menjadi faktor penting. Temperatur yang menurun dan hujan ringan membuat kondisi lintasan berubah, sementara tekanan ban mobil #17 akhirnya berada di luar rentang yang ditentukan.

Pelanggaran tersebut berujung pada drive-through penalty untuk #17. Penalti kembali menghapus hasil yang sedang dibangun dan membuat GMR-001 #17 finis di posisi ke-15. Dengan demikian, Genesis Magma Racing menutup 6 Hours of Fuji tanpa tambahan poin meski kedua GMR-001 sempat menunjukkan posisi kompetitif. Mobil #19 berada di lima besar hingga memasuki fase akhir, sedangkan #17 mampu melakukan recovery dan kembali masuk persaingan poin sebelum masalah tekanan ban serta penalti mengubah hasil akhirnya.