Di CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung, motor yang tampil paling kinclong belum tentu aman dari sorotan juri. Semua peserta wajib menjalani riding test lebih dulu, karena konsep yang diusung ajang ini memang street-legal. Motor hasil modifikasi harus terbukti masih enak dan layak dipakai di jalan, bukan cuma cakep waktu diparkir di arena.

Ada 85 peserta yang ikut dalam kompetisi ini, dengan total hadiah Rp 47,7 juta. Konsep modifikasinya nyebar ke mana-mana, dari yang elegan dan sporty sampai yang ekstrem. Keragaman itu bikin persaingan makin ketat dan proses penjurian jadi nggak gampang. Dari seluruh peserta, mayoritas datang membawa Yamaha XMAX dan AEROX dengan interpretasi gaya masing-masing.

Fitri Agustadhi selaku Chief Yamaha DDS 2 Jawa Barat bilang, “Sebagai kota dengan ekosistem kreativitas dan lifestyle yang kuat, Bandung menjadi salah satu tempat yang tepat untuk menghadirkan CustoMAXi. Kami melihat antusiasme dan keberagaman karya di tahun ini sebagai bukti bahwa kultur modifikasi MAXi Yamaha terus berkembang. Kami berharap CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung dapat menjadi referensi sekaligus inspirasi bagi pengguna MAXi Yamaha maupun masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh karakter dan potensi MAXi Yamaha.”

Kalau ngintip tiap kategori, tren yang muncul beda-beda. Di kelas NMAX dan LEXi, teknik airbrush paint cukup sering ketemu, jadi peserta punya ruang buat main warna, motif, dan detail visual di bodi motor. Kelas AEROX lebih condong ke gaya Racing dan Performance yang mempertegas karakter sporty. Sementara di XMAX, Hedon Style jadi yang paling menonjol dengan nuansa mewah, detail, dan eksklusif.

Salah satu contohnya XMAX milik Rizky Bayu Pradana. Motornya dibangun dengan gaya Hedon Style, lengkap dengan teknologi suspensi penuh dan rangka titanium. Hasilnya, motor ini menyabet 7 penghargaan, termasuk Juara 1 kategori SuperMAXi untuk kelas XMAX yang jadi capaian tertingginya.

Ada juga karya yang mencuri perhatian lewat cara lain. Sebuah Yamaha XMAX dimodifikasi dengan inspirasi kendaraan roda dua milik Batman. Karya Yonk Jaya dan MWM Custom ini digarap menyeluruh di berbagai detail supaya karakter visualnya kuat. Motor ini nantinya akan mewakili Indonesia di pameran modifikasi internasional, jadi pencapaian tersendiri buat dua modifikator Tanah Air tersebut.

Soal riding test tadi, aturannya berlaku untuk semua peserta tanpa terkecuali. Setelah dikasih berbagai sentuhan modifikasi, motor tetap harus bisa diajak jalan. Peserta jadi menyiapkan motornya untuk dua hal sekaligus, tampil di arena kompetisi dan tetap layak jalan.

Di luar lomba, acaranya diisi aktivitas yang bikin suasana lebih cair. Ada MAXi Photo Contest yang mengajak peserta dan pengunjung mengabadikan momen selama acara lalu membagikannya di media sosial. Ada juga bazaar aftermarket dengan beragam produk untuk para pecinta modifikasi, plus penampilan musisi lokal yang ramaikan suasana. Area acara jadi tempat kumpul buat pemilik MAXi Yamaha, modifikator, dan pengunjung.

CustoMAXi Yamaha 2026 masih akan berlanjut ke beberapa kota lain, yaitu Makassar, Bali, dan Pekanbaru.