Teppei Natori dan Atsushi Miyake menjadi pasangan Nissan dengan hasil terbaik pada Round 6 SUPER GT 2026 di Sportsland SUGO, Jepang. Mengemudikan #24 Realize Corporation Z, keduanya membawa Nissan Z NISMO GT500 tersebut dari posisi start ke-14 hingga finis di urutan ketujuh setelah menjalani 84 lap dalam kondisi balapan yang berubah-ubah. Hasil ini sekaligus menjadi poin penting bagi Nissan karena dua Z GT500 berhasil masuk zona perolehan angka, dengan #23 MOTUL Niterra Z yang dikemudikan Mitsunori Takaboshi dan Daiki Sasaki finis di posisi kedelapan.

Balapan di SUGO berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah sejak awal. Hujan datang secara berkala ketika sebuah topan mendekati wilayah tersebut pada 20 September, membuat sejumlah bagian lintasan masih basah menjelang start. Balapan pun dimulai di belakang Safety Car dan baru memasuki kondisi balap penuh setelah empat lap. Situasi kembali berubah pada lap ke-26 ketika Safety Car kembali masuk akibat insiden di lintasan, membuat jarak antarmobil kembali rapat sekaligus membuka ruang untuk perubahan strategi pit stop.

#24 Z menjalankan pit stop pada lap ke-32 untuk pergantian pembalap, pengisian bahan bakar dan penggantian ban. Setelah rangkaian pit stop berlangsung, posisi mobil mulai bergerak ke area poin. Teppei Natori kemudian menjalani stint dengan mempertahankan kecepatan hingga akhir balapan. Natori menyebut timing pit stop berjalan dengan baik dan ia mampu menjaga pace sepanjang stint, sementara Miyake menilai kerja sama antara pembalap dan tim berjalan sesuai kebutuhan setelah hasil kualifikasi tidak memberikan posisi start yang ideal.

Pergerakan #24 tersebut menjadi semakin berarti karena Nissan tidak hanya menghadapi persoalan posisi start. #23 MOTUL Niterra Z juga harus melakukan penyesuaian pembalap setelah Katsumasa Chiyo mengalami cedera dalam insiden di sirkuit pada Jumat, sebelum kualifikasi. Daiki Sasaki kemudian turun sebagai pengganti Chiyo dan berduet dengan Mitsunori Takaboshi. Kombinasi tersebut akhirnya membawa #23 menyelesaikan 84 lap di posisi kedelapan, tepat di belakang #24, sehingga dua Nissan Z NISMO GT500 sama-sama membawa pulang poin dari SUGO.

Peluang Nissan untuk mendapatkan hasil lebih besar sebenarnya sempat datang dari #12 TRS IMPUL with SDG Z. Bertrand Baguette membawa mobil tersebut maju hingga posisi ketujuh pada lap ke-17, sebelum Kazuki Hiramine mengambil alih melalui pit stop. Setelah siklus pit berhenti selesai, Hiramine bahkan berada di posisi keempat dan mulai memberikan tekanan kepada mobil di depannya untuk memperebutkan podium. Namun upaya tersebut berakhir pada lap ke-57 ketika #12 Z mengalami masalah gearbox, kehilangan kecepatan dan akhirnya harus mengakhiri balapan lebih awal.

Hasil Nissan di SUGO juga mencakup persaingan GT300, meskipun perhatian utama di kelas GT500 tertuju pada recovery dua Z. #56 Realize Nissan Mechanic Challenge GT-R yang diperkuat João Paulo de Oliveira dan Iori Kimura memulai lomba dari posisi ke-19 dan menggunakan strategi tanpa penggantian ban. Keputusan tersebut membawa GT-R hingga posisi kedua dengan beban success weight 98 kg. Sementara itu, #11 GAINER TANAX Z yang dikemudikan Ryuichiro Tomita dan Kazuki Oki finis keenam di GT300, sehingga Nissan juga mendapatkan dua mobil yang mencetak poin di kelas tersebut.

Bagi Natori dan Miyake, finis ketujuh menjadi hasil yang diperoleh setelah Nissan Z #24 harus bekerja keras sejak kualifikasi. Miyake mengakui hasil kualifikasi tidak berjalan sesuai rencana, tetapi kerja sama antara pembalap dan tim sepanjang lomba mampu membawa mobil kembali ke posisi perolehan poin. Setelah SUGO, musim 2026 masih menyisakan tiga ronde dan Nissan bersama NISMO selanjutnya bersiap menghadapi Autopolis, dengan Natori dan Miyake membawa hasil P7 sebagai tambahan poin dari #24 Realize Corporation Z.