Veda Pratama harus bekerja keras untuk finis ke-11 pada balapan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10/2026). Hasil ini sekaligus menjadikannya pembalap Honda terbaik di balapan yang digelar di lintasan milik Honda tersebut.

Veda mengawali balapan 17 lap dari tengah rombongan pembalap Honda. Adrian Fernandez dari Leopard Racing dan Eddie O’Shea dari GRYD Racing juga berada di dalam grup yang terus saling sikut di sekitar batas 10 besar. Langit Motegi memang mendung, tetapi hujan tak kunjung turun.

Perjuangan Veda tidak berjalan mulus. Ia sempat turun ke posisi ke-15 dan masih berada di urutan ke-14 ketika balapan memasuki dua lap terakhir. Di depan Veda, Fernandez yang sejak awal menjadi pembalap Honda terdepan mulai kehilangan posisi dalam perebutan urutan ke-11.

O’Shea kemudian mengambil alih posisi tersebut. Namun, sesaat sebelum lap terakhir dimulai, pembalap Inggris itu justru terjatuh.

Situasi itu langsung dimanfaatkan Veda. Pembalap Honda Team Asia tersebut mampu melewati tiga rival sekaligus dan mempertahankan posisinya hingga garis finis. Ia hanya berjarak kurang dari sepersepuluh detik dari pembalap yang finis di posisi ke-10.

Fernandez akhirnya menyusul Veda di posisi ke-13. Sementara itu, rekan setim Veda, Zen Mitani, harus menjalani long lap penalty akibat jump start. Hukuman tersebut membuat posisinya terlempar keluar dari 20 besar dan ia akhirnya finis ke-21.

Tambahan lima poin dari Motegi membuat Veda mengoleksi 105 poin dan menempati posisi kedelapan klasemen sementara. Jumlah poinnya sama dengan Hakim Danish yang berada satu posisi di atasnya.

Musim debut Veda di Moto3 memang sudah menghasilkan catatan penting. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix setelah finis ketiga di Moto3 Brasil pada 22 Maret 2026. Sebelumnya, ia mengawali musim dengan finis kelima di Thailand.

Kini perhatian Veda dan seluruh paddock Moto3 langsung beralih ke Indonesia. Ronde ke-17 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9 sampai 11 Oktober 2026, hanya sepekan setelah balapan Motegi.