GIIAS Semarang 2026 sudah selesai digelar. Selama lima hari (30 September – 4 Oktober 2026), sebanyak 28.876 pengunjung tercatat datang ke pameran otomotif yang berlangsung di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Semarang ini.

Angka tersebut cukup menarik kalau melihat siapa saja yang mengisi area pamerannya. Bukan cuma merek-merek yang sudah lama bermain di Jawa Tengah, tapi juga ada nama baru dan beberapa pemain yang kembali ikut meramaikan GIIAS Semarang.

Total ada 19 merek kendaraan bermotor yang ambil bagian. Dari jumlah tersebut, 18 merupakan merek mobil, sementara Polytron menjadi satu-satunya merek sepeda motor yang tampil.

Deretan merek mobilnya juga cukup beragam, mulai dari BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast sampai Wuling.

Yang bikin komposisinya lebih menarik adalah kehadiran lima merek baru dan kembalinya tiga merek yang sebelumnya tidak ikut. Buat pasar Jawa Tengah, perubahan komposisi seperti ini lebih menarik diperhatikan ketimbang sekadar menghitung jumlah booth yang memenuhi venue.

Apalagi GIIAS Semarang 2026 tidak hanya diisi pemain kendaraan. Ada 22 merek dari industri pendukung otomotif yang ikut membawa produk dan solusi mereka. Artinya, pengunjung yang datang tidak cuma disuguhi mobil baru, tetapi juga ekosistem pendukung yang berada di belakang industri kendaraan.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyebut hadirnya merek baru, teknologi terbaru, serta program interaktif menjadi salah satu daya tarik utama tahun ini.

“Jajaran merek yang semakin lengkap dengan hadirnya berbagai merek kendaraan baru yang membawa inovasi dan teknologi terkini, serta beragam program interaktif, sukses meramaikan gelaran GIIAS Semarang 2026. Hal ini dibuktikan dengan total kehadiran 28.876 pengunjung sepanjang pameran berlangsung,” ujar Anton.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, melihat respons tersebut sebagai gambaran bahwa Jawa Tengah masih punya potensi besar untuk industri otomotif. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini.

“GIIAS Semarang 2026 berhasil membuktikan bahwa pasar otomotif di Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat besar. Dukungan dari pemerintah daerah dan tingginya antusiasme masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan teknologi baru, tetapi juga memberikan kontribusi dan dorongan nyata bagi pergerakan ekonomi nasional di akhir tahun,” kata Putu.

Setelah Semarang, rangkaian GIIAS The Series 2026 belum selesai. GAIKINDO masih punya satu agenda terakhir di tahun ini, yakni GIIAS Makassar yang akan berlangsung pada 28 Oktober sampai 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

Menariknya, GAIKINDO juga sudah menyiapkan satu titik baru untuk tahun depan. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali, sekaligus menjadi kota baru dalam rangkaian GIIAS untuk memperluas jangkauan ke wilayah Indonesia bagian timur.