Haji Usman Verdank pernah sampai ke Grand Final CustoMAXI di Jakarta tahun lalu, tapi belum jadi yang terbaik di sana. Tahun ini ia datang lagi lewat seri Makassar, dan XMAX miliknya pulang membawa gelar juara kelas Super MAXI.
CustoMAXI 2026 seri ketiga ini digelar Sabtu (3/10/2026) di Mall Ratu Indah, Makassar, menyusul Semarang dan Bandung. Ajang ini jadi arena para modifikator Pulau Sulawesi untuk menampilkan karya terbaik mereka pada jajaran skutik MAXI Yamaha. Puluhan motor tampil dengan beragam genre, dan XMAX milik Haji Usman, asal Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan ini yang paling mencuri perhatian pengunjung sekaligus dewan juri.

Pengalaman di Jakarta tahun lalu rupanya jadi alasan ia kembali dengan persiapan yang lebih matang.
“Tahun lalu saya ikut CustoMAXI 2025 dan berhasil melaju ke Grand Final di Jakarta, tetapi belum berhasil menjadi yang terbaik di sana. Pengalaman itu memotivasi saya untuk kembali tahun ini dengan persiapan yang lebih maksimal. XMAX ini saya modifikasi secara totalitas, terutama di area kaki-kaki, serta mengembangkan sistem motorized yang lebih kompleks agar cara pengoperasiannya semakin unik. Mulai dari suspensi, windshield, jok, hingga mesin bisa dikendalikan melalui stik PlayStation. Alhamdulillah, usaha tersebut membuahkan hasil dengan kemenangan di kelas Super MAXI. Saya bersyukur bisa kembali maju ke Grand Final di Jakarta dan semakin semangat untuk memberikan yang terbaik,” ungkap Haji Usman Verdank, pemilik XMAX asal Pangkep.
Dari sisi Yamaha, XMAX ini dilihat sebagai salah satu contoh kreativitas peserta CustoMAXI yang terus berkembang.
“Sejak pertama kali hadir pada 2018, CustoMAXI terus berkembang menjadi ajang kompetisi modifikasi bergengsi bagi jajaran skutik premium MAXI Yamaha. Setiap tahun, jumlah peserta terus bertumbuh dengan karya yang semakin unik, bahkan kerap melahirkan tren modifikasi baru. Salah satu contohnya adalah XMAX milik Haji Usman asal Pangkep yang tampil outstanding melalui ubahan kaki-kaki serta penerapan teknologi motorized, sehingga berbagai komponen motor dapat dioperasikan dengan cara yang lebih canggih. Kreativitas seperti ini menunjukkan bahwa modifikasi telah menjadi bagian dari hobi berkendara konsumen MAXI Yamaha yang terus berkembang mengikuti tren teknologi dan gaya hidup,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Pada bagian body cover, XMAX ini mendapat airbrush bergambar Sultan Hasanuddin. Sejumlah part body cover berbahan karbon juga terpasang untuk melengkapi detail modifikasinya.
Urusan kaki-kaki, ubahannya terbilang ekstrem. Bagian depan dan belakang sama-sama memakai lengan ayun tunggal, dipadu velg dan ban gambot yang bikin tampilan XMAX makin mencolok. Menariknya, palang velg dibuat custom lewat proses CNC secara mandiri.
Suspensi depan dan belakang sudah memakai sistem air suspension, sehingga tinggi motor bisa dinaikkan atau diturunkan dengan mudah. Fitur ini sekaligus jadi atraksi tersendiri saat motor dipajang di arena kontes.

Daya tarik lainnya datang dari sistem motorized. Stik PlayStation yang biasanya dipegang untuk main game konsol, dipakai untuk menaikturunkan suspensi, menggerakkan windshield, membuka dan menutup jok, sampai menyalakan mesin. Gas motor pun bisa dioperasikan lewat stik yang sama.
Ubahan juga menjangkau sektor pencahayaan dan hiburan. Lampu depan dan belakang sudah memakai sistem BiLED, sementara speaker audio dipasang di bawah jok. Lampu dan audio ini juga dioperasikan lewat remote.

Berkat perpaduan konsep visual yang khas, ubahan kaki-kaki, dan teknologi motorized, XMAX Haji Usman keluar sebagai pemenang kelas Super MAXI di CustoMAXI 2026 Makassar. Kemenangan ini sekaligus mengantarkannya jadi perwakilan Sulawesi untuk bersaing di babak Final Jakarta.
Setelah Makassar, CustoMAXI 2026 berlanjut ke kota keempat, yaitu Bali. Ajang ini kembali jadi wadah bagi para modifikator dan pecinta MAXI Yamaha untuk menuangkan ide, menunjukkan keterampilan, dan menampilkan karya modifikasi terbaik yang berpeluang melaju ke Final Jakarta. ![]()
