Modifikasi mobil tidak selalu berangkat dari kebutuhan meningkatkan performa atau mengubah penampilan agar berbeda dari kendaraan standar. Dalam kultur otomotif, personalisasi juga menjadi cara pemilik menerjemahkan selera, minat, dan gaya hidup ke dalam sebuah kendaraan. Pendekatan inilah yang coba diangkat iCAR melalui International User Summit 2026 di Wuhu, China, pada 19 Oktober 2026. Mengusung tema “Classic Never Fades | Make It Yours”, ajang tersebut memperlihatkan bagaimana desain dasar sebuah mobil dapat menjadi titik awal bagi beragam interpretasi personal, tanpa harus kehilangan karakter yang membuatnya dikenali.

Dua kreasi yang menonjol adalah iCAR V23 Forge dan V27 Sun Roam. Pada V23 Forge, karakter kendaraan diperkuat melalui penggunaan widebody kit dan aksen gloss black yang memberikan tampilan lebih tegas. Perubahan tersebut menggeser kesan visual V23 ke arah yang lebih agresif, sekaligus mempertahankan karakter desain yang ekspresif. Sementara itu, V27 Sun Roam mengambil inspirasi dari kendaraan off-road era 1980-an dan kamera bergaya vintage. Pendekatan desainnya tidak hanya bertumpu pada kesan tangguh, tetapi juga pada perpaduan elemen klasik yang membangun karakter berbeda dari V23 Forge.

 

Perbedaan kedua kreasi tersebut memperlihatkan bahwa personalisasi tidak harus mengikuti satu formula. V23 Forge menerjemahkan karakter urban melalui permainan proporsi bodi dan aksen visual, sedangkan V27 Sun Roam membawa nuansa petualangan dengan referensi desain dari era yang memiliki identitas kuat. iCAR juga menampilkan V25 Game Changer, yang memadukan karakter tangguh dengan elemen desain terinspirasi dunia gaming. Ketiganya menunjukkan kemungkinan pengembangan karakter dalam satu lini kendaraan, meskipun informasi yang tersedia belum merinci seluruh komponen modifikasi maupun perubahan teknis pada masing-masing mobil.

Pendekatan tersebut menjadi menarik ketika modifikasi ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman kepemilikan, bukan hanya sebagai produk aksesori tambahan. Mobil dengan basis desain yang sama dapat memiliki interpretasi berbeda bergantung pada pilihan pemiliknya, mulai dari orientasi visual, aktivitas luar ruang, hingga referensi budaya populer. Menurut data internal iCAR, sekitar 50 persen pengguna globalnya telah melakukan modifikasi pada kendaraan mereka. Angka tersebut diklaim menjadi salah satu dasar bagi merek ini untuk memperluas pilihan personalisasi dan menjadikan kreativitas pengguna sebagai masukan dalam pengembangan produk berikutnya.

Di sisi lain, kebebasan memodifikasi kendaraan juga memiliki batas yang tidak bisa diabaikan. Perubahan pada bodi, roda, suspensi, maupun komponen lain perlu mempertimbangkan kesesuaian teknis, keselamatan, dan kualitas pengerjaan. iCAR menyatakan akan memperluas pilihan kendaraan modifikasi dan aksesori sesuai kebutuhan pasar lokal, sekaligus mengembangkan mekanisme validasi kualitas serta keselamatan. Pendekatan ini penting karena personalisasi yang dirancang sebagai bagian dari ekosistem produk semestinya tidak berhenti pada tampilan, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana kendaraan digunakan dalam kondisi nyata. Meski demikian, detail mengenai standar validasi dan komponen yang akan tersedia belum dijelaskan secara terperinci dalam materi yang disampaikan.

Keterlibatan komunitas menjadi bagian lain dari strategi tersebut. Dalam summit yang berlangsung selama lima hari itu, iCAR menghadirkan 20 kendaraan hasil modifikasi pengguna dan mitra dari berbagai negara, serta memperkenalkan kelompok pertama yang terdiri dari 10 Global Brand Ambassadors. Dua di antaranya berasal dari Indonesia, yakni Humam Reno dan Thomas Nawilis. iCAR juga merencanakan perluasan inisiatif Club Connect pada 2027 untuk mempertemukan pengguna di lebih banyak pasar. Bagi kultur modifikasi, keterlibatan semacam ini dapat membuka ruang pertukaran gagasan antara pemilik kendaraan, komunitas, dan produsen, meskipun dampaknya akan sangat bergantung pada seberapa jauh masukan pengguna benar-benar diterjemahkan menjadi produk atau dukungan yang dapat diakses.

Pada akhirnya, V23 Forge, V27 Sun Roam, dan V25 Game Changer memperlihatkan bagaimana iCAR berupaya membangun hubungan antara desain kendaraan dan identitas pemiliknya. Strategi tersebut berjalan beriringan dengan perkembangan komunitas pengguna dan perluasan pilihan personalisasi, sementara V23 telah mencatat penjualan kumulatif global lebih dari 100.000 unit menurut perusahaan. Namun, daya tarik sebuah kendaraan dalam kultur modifikasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya aksesori atau keberanian desainnya. Ruang untuk dikembangkan sesuai selera, tersedianya komponen yang tepat, serta kebebasan pemilik membangun karakter tanpa mengorbankan fungsi kendaraan akan menjadi faktor yang menentukan apakah sebuah model benar-benar memiliki tempat dalam kultur tersebut.