Mobil listrik identik dengan karakter berkendara yang senyap. Tapi buat sebagian penggemar otomotif, hilangnya suara mesin juga bisa mengurangi salah satu elemen emosional saat berada di balik kemudi.
DANZA mencoba menghadirkan pendekatan berbeda melalui Z9 GT dengan menyediakan tiga profil akustik, yakni Sci-Fi, Power, dan Comfort.
Ketiga profil tersebut diklaim responsif terhadap pijakan pedal akselerator. DANZA menyebut sistem ini dirancang untuk menjembatani emosi suara mesin grand tourer konvensional dengan karakter senyap dari tenaga listrik, sehingga pengemudi tetap mendapatkan umpan balik suara sesuai preferensi berkendara.
Meski begitu, ada satu hal yang belum dijelaskan secara terperinci. DANZA tidak menyebutkan apakah ketiga profil tersebut menggunakan suara sintetis, bagaimana mekanisme reproduksinya, maupun apakah suara yang dihasilkan hanya terdengar di dalam kabin atau juga dari luar kendaraan.
Perbedaan karakter antara Sci-Fi, Power, dan Comfort juga belum dijabarkan secara teknis. Belum ada informasi mengenai bagaimana masing-masing profil memengaruhi respons kendaraan atau apa yang membedakan karakter suaranya selain nama mode yang ditawarkan.

Di luar sistem akustik, DANZA juga merancang kokpit Z9 GT dengan orientasi pada pengemudi. Mobil ini menggunakan setir sport tiga palang dengan tema warna senada, dipadukan tuas transmisi berbahan logam yang ditempatkan pada kolom kemudi atau column-mounted gear shifter.
Penempatan tuas transmisi tersebut membuat area konsol tengah memiliki ruang lebih lapang. Konfigurasi ini sekaligus menjadi bagian dari pendekatan desain kokpit yang menempatkan kontrol kendaraan dalam jangkauan pengemudi.
Pendekatan tersebut cukup menarik mengingat Z9 GT bukan grand tourer listrik dengan performa biasa. Mobil ini mengandalkan platform e3 dengan konfigurasi tiga motor independen yang menghasilkan tenaga gabungan 850 kW atau setara 1.156 PS dan torsi 1.210 Nm.
Dengan karakter performa seperti itu, hubungan antara pengemudi dan kendaraan menjadi salah satu aspek penting. Bukan hanya bagaimana tenaga besar disalurkan, tetapi juga bagaimana pengemudi berinteraksi dengan berbagai kontrol di dalam kabin. ![]()
