Hyundai STARIA Electric tidak hanya dirancang sebagai MPV listrik yang lapang dan nyaman, tetapi juga dipersiapkan untuk menghadirkan standar keselamatan tinggi dalam penggunaan sehari-hari. Untuk itu, Hyundai membekali STARIA Electric dengan paket Hyundai SmartSense, rangkaian sistem keselamatan aktif yang membantu pengemudi tetap percaya diri di berbagai kondisi berkendara.
Paket SmartSense pada STARIA Electric memanfaatkan kombinasi kamera dan radar untuk memantau lingkungan sekitar kendaraan secara real-time. Teknologi ini dirancang untuk mendukung pengemudi saat melintasi lalu lintas perkotaan yang padat, perjalanan jarak jauh di jalan tol, hingga manuver di area sempit seperti parkiran atau zona penjemputan penumpang.
Salah satu fitur utama adalah Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) yang membantu mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan di depan maupun dari arah berlawanan di persimpangan. Sistem ini bekerja dengan memantau kondisi lalu lintas dan memberikan peringatan, bahkan melakukan pengereman otomatis jika diperlukan.
Untuk menjaga kestabilan saat berkendara, STARIA Electric juga dilengkapi Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Following Assist (LFA). Kedua fitur ini membantu kendaraan tetap berada di jalurnya secara konsisten, terutama saat melaju di jalan tol atau kondisi lalu lintas yang monoton. Pada kecepatan jelajah, Highway Driving Assist (HDA) turut meringankan beban pengemudi dengan mengombinasikan adaptive cruise control dan panduan lajur.
Dalam situasi lalu lintas yang dinamis, Smart Cruise Control (SCC) menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, sementara Intelligent Speed Limit Assist (ISLA) membantu pengemudi mematuhi batas kecepatan sesuai rambu yang terdeteksi. Kombinasi fitur ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.
Visibilitas juga menjadi perhatian penting pada MPV berukuran besar seperti STARIA Electric. Hyundai menyematkan Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA) untuk membantu saat berpindah lajur, serta Surround View Monitor (SVM) yang menampilkan pandangan 360 derajat guna memudahkan parkir dan manuver di ruang terbatas. Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA) turut membantu saat kendaraan mundur dengan mendeteksi objek atau kendaraan yang melintas di belakang.
Dengan dukungan fitur keselamatan tersebut, Hyundai STARIA Electric diposisikan sebagai MPV listrik yang siap digunakan untuk berbagai skenario, mulai dari kendaraan keluarga hingga operasional shuttle dan transportasi penumpang. Hyundai sendiri telah mengonfirmasi bahwa STARIA Electric akan mulai dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada paruh pertama 2026, sebelum diperkenalkan ke pasar lainnya, sejalan dengan strategi global perusahaan dalam memperluas portofolio kendaraan listrik. ![]()
