Honda membuka musim balap 2026 di Jepang dengan langkah besar. Melalui Honda Racing Corporation (HRC), pabrikan asal Jepang ini resmi memperkenalkan Honda Prelude GT sebagai senjata baru di ajang Super GT kelas GT500. Debut ini menjadi penanda babak baru perjalanan Honda di balap domestik tertinggi Negeri Sakura.

Kehadiran Prelude GT di lintasan Super GT bukan sekadar pergantian model. Honda menjadikan mobil ini sebagai simbol evolusi teknologi balapnya, sekaligus upaya menghadirkan konsep baru yang relevan dengan era motorsport modern. Super GT sendiri selama ini dikenal sebagai arena pengujian teknologi paling kompetitif di Jepang, tempat pabrikan mempertaruhkan inovasi terbaiknya.

Tak hanya Super GT, Honda juga melanjutkan kiprahnya di ajang Super Formula, kompetisi balap formula tertinggi di Jepang. Pada musim 2026, Honda akan memasok mesin balap kepada enam tim, termasuk Team Mugen, nama yang sudah lama identik dengan kesuksesan Honda di dunia balap nasional.

Dominasi Honda di Super Formula bukan sekadar klaim. Pada musim sebelumnya, Honda berhasil menyabet gelar juara dunia ganda, baik untuk kategori pembalap maupun tim. Capaian tersebut mempertegas daya saing mesin Honda di tengah persaingan ketat balap formula Jepang, sekaligus menjadi modal penting menghadapi musim 2026.

Bagi Honda, Jepang tetap menjadi fondasi penting dalam pengembangan motorsport global. Super GT dan Super Formula berperan sebagai laboratorium teknologi yang menjembatani riset balap dengan pengembangan kendaraan produksi massal. Teknologi yang teruji di lintasan inilah yang kemudian mengalir ke mobil-mobil Honda di jalan raya.

Dengan debut Prelude GT di Super GT dan kelanjutan dominasi di Super Formula, Honda menegaskan posisinya sebagai salah satu pabrikan paling konsisten di dunia balap Jepang. Musim 2026 pun diproyeksikan menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Honda untuk mempertahankan warisan balapnya di level domestik.