Awal 2026 dibuka Yamaha dengan cara yang berbeda. Bukan sekadar agenda balap, pabrikan asal Jepang itu membawa langsung para rider dunia ke tengah generasi muda Indonesia. Salah satunya Toprak Razgatlıoğlu, pembalap anyar Prima Pramac Yamaha MotoGP, yang untuk pertama kalinya menyambangi Jakarta dan langsung menyapa pelajar SMK Negeri 39, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (20/1/2026).

Kehadiran rider asal Turki tersebut langsung disambut antusias. Ratusan siswa dan siswi memadati area sekolah dalam sesi Meet & Greet spesial. Momen ini terasa istimewa karena menjadi kali pertama SMK Negeri 39 Jakarta kedatangan pembalap juara dunia level internasional, sekaligus memberi pengalaman langsung bertemu idola lintasan balap.

Tak hanya Toprak, acara ini juga diramaikan para rider binaan Yamaha Racing Indonesia seperti Arai Agaska, Wahyu Nugroho, M Faerozi, dan Candra Hermawan. Turut hadir pula deretan figur inspiratif dari dunia teknisi dan pendidikan vokasi Yamaha, mulai dari Robet B Simanullang selaku peraih juara dunia ke-3 World Technician Grand Prix 2025, hingga para pemenang Indonesia Technician Grand Prix dan SMK Contest 2025 dari berbagai daerah.

”Begitu meriah acara Meet & Greet dengan siswa siswi di sekolah ini. Saya sangat senang bisa melakukan aktivitas ini, mereka terlihat bersemangat menerima kehadiran saya di sini. Saya terkesan dan semoga dapat memberikan memori manis yang menyenangkan. Ini juga jadi spirit bagi saya karena support siswa siswi dari sekolah ini,” ungkap Toprak Razgatlıoğlu.
Pembalap berusia 29 tahun itu mengaku cukup terkejut dengan sambutan besar yang diterimanya. Dukungan langsung dari para pelajar SMK Negeri 39 Jakarta menjadi energi tambahan baginya jelang menjalani musim debut MotoGP 2026, yang sudah dinanti penggemar balap motor di berbagai belahan dunia.
Manajer Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menegaskan bahwa kehadiran Toprak di sekolah binaan Yamaha bukan sekadar kunjungan seremonial.
”Toprak Razgatlıoğlu menjadi salah satu world champion rider yang dikagumi, dan kehadirannya di Jakarta sudah dinantikan. Telah merasakan experience di sirkuit Mandalika saat berkompetisi di World Superbike, kali ini kami memberikan suasana berbeda bagi dia di Jakarta. Diharapkan kehadirannya di SMK Negeri 39 Jakarta yang merupakan SMK Binaan Yamaha, turut menjadi inspirasi bagi siswa siswi untuk meraih cita-cita dan terus berprestasi,” ujar Wahyu.

Program mendekatkan rider Yamaha dengan pelajar ini melanjutkan tradisi positif yang sebelumnya dilakukan Yamaha. Pada Oktober 2025 lalu, Fabio Quartararo dan Alex Rins juga sempat mengunjungi SMA Negeri 2 Mataram, NTB. Yamaha berharap perjumpaan langsung dengan pembalap dunia bisa menjadi motivasi nyata bagi generasi muda untuk terus bermimpi dan berprestasi. ![]()
