Produsen motor listrik nasional, ALVA, resmi mengantongi sertifikat Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), sebuah pengakuan dari pemerintah atas kesiapan industri dalam mengadopsi transformasi digital di sektor manufaktur. Sertifikasi ini diberikan kepada perusahaan di bawah naungan PT Electra Mobilitas Indonesia tersebut pada 20 Februari 2026 di Jakarta.

INDI 4.0 sendiri merupakan program yang diinisiasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sebagai tolok ukur kesiapan manufaktur nasional dalam memasuki era industri berbasis teknologi digital terintegrasi. Standar ini mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2020, dan menjadi salah satu indikator penting untuk mempercepat transformasi industri nasional menuju era smart manufacturing.

Menariknya, pencapaian ini diraih ALVA dalam waktu kurang dari empat tahun sejak mulai beroperasi. Dengan hasil tersebut, ALVA kini sejajar dengan berbagai perusahaan manufaktur besar yang telah lebih dulu mapan. Sertifikasi ini juga menegaskan bahwa ALVA menjadi satu-satunya produsen motor listrik merek Indonesia yang memperoleh pengakuan INDI 4.0, sekaligus menunjukkan kesiapan tinggi dalam transformasi digital.

Dalam kunjungannya ke fasilitas smart manufacturing ALVA, Direktur Jenderal ILMATE, Setia Diarta, menilai keseriusan ALVA dalam membangun industri motor listrik nasional. “Keberadaan R&D mandiri seperti yang dimiliki ALVA, menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam penilaian kami. Ini menunjukkan bahwa ALVA tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada inovasi dan pengembangan teknologi secara berkelanjutan. Kami mendorong ALVA untuk terus melangkah ke tahapan berikutnya, dengan target menjadi National Lighthouse dalam program nasional INDI 4.0 di tahun 2026,” ujarnya.

Digitalisasi yang diterapkan ALVA bukan sekadar formalitas industri, tapi berdampak langsung pada kualitas produk. Sistem produksi yang terintegrasi memungkinkan presisi manufaktur lebih konsisten, inovasi lebih cepat, serta peningkatan performa baterai dan fitur keselamatan. Ekosistem pendukung seperti Boost Charging Station dan layanan purna jual berbasis data juga ikut memperkuat pengalaman pengguna motor listrik ALVA.

Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha, menyebut sertifikat ini sebagai tonggak penting bagi perusahaan. “Sertifikat INDI 4.0 ini merupakan pengakuan atas komitmen ALVA dalam mengadopsi teknologi digital dan praktik terbaik Industri 4.0. Pencapaian ini memperkuat posisi kami sebagai pemain kunci dalam industri mobilitas elektrifikasi di Indonesia. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kapabilitas digital untuk memberikan solusi mobilitas yang lebih efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang,” jelasnya.

Ke depan, sertifikasi ini menjadi langkah awal bagi ALVA untuk naik ke level Champion INDI 4.0 hingga mencapai status National Lighthouse, yakni predikat bagi perusahaan yang menjadi acuan nasional dalam implementasi industri digital. ALVA sendiri merupakan bagian dari PT Ilectra Motor Group, anak usaha PT Indika Energy Tbk, yang menargetkan penguatan posisi sebagai pionir lifestyle mobility berbasis elektrifikasi di Indonesia.