Hari pertama Croatia Rally 2026 langsung menghadirkan dinamika tinggi dengan perubahan posisi yang terjadi sejak loop pagi. Reli edisi tahun ini mengalami perubahan signifikan dengan pemindahan pusat kegiatan dari Zagreb ke Rijeka, serta penggunaan stage baru di wilayah Istria. Karakter lintasan yang memadukan aspal halus, permukaan kasar, serta area dengan grip rendah membuat pembacaan kondisi menjadi krusial, bahkan bagi pembalap berpengalaman sekalipun.
Elfyn Evans membuka hari dengan performa dominan. Ia memenangi dua stage awal dengan catatan waktu kompetitif dan langsung membangun keunggulan 15,8 detik. Secara statistik, Evans memang dikenal kuat di lintasan aspal teknis seperti Kroasia, terutama dengan gaya mengemudi yang presisi dan minim koreksi. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah ia mengalami insiden di SS3 akibat kecepatan masuk tikungan yang sedikit berlebih, yang diperparah oleh perubahan grip di permukaan jalan.
Insiden lain yang cukup menentukan terjadi pada Oliver Solberg. Pembalap muda ini harus menghentikan reli lebih awal setelah kesalahan di SS1. Berdasarkan informasi tim, Solberg menggunakan kompon ban keras yang belum sepenuhnya ia eksplorasi dalam kondisi reli, sehingga estimasi grip tidak sesuai dengan kondisi aktual lintasan. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi terhadap kombinasi ban dan permukaan menjadi salah satu faktor penting di hari pertama.

Sami Pajari – TGR WRT
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Sami Pajari. Pembalap Toyota Gazoo Racing World Rally Team ini tampil konsisten sepanjang delapan stage yang dijalankan. Pajari tidak selalu menjadi yang tercepat di setiap stage, namun ia mampu menjaga ritme tanpa kesalahan besar. Ia mencatatkan kemenangan di beberapa stage, termasuk stage penutup hari, yang memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara dengan total waktu 1 jam 12 menit 18,5 detik.
Di belakang Pajari, Thierry Neuville dari Hyundai berada di posisi kedua dengan selisih 13,7 detik. Neuville dikenal sebagai pembalap yang agresif di lintasan aspal dan memiliki pengalaman panjang di Kroasia. Sementara itu, Takamoto Katsuta melengkapi posisi tiga besar setelah menunjukkan performa stabil sepanjang hari, dengan selisih hanya 0,9 detik dari Neuville. Katsuta sendiri datang dengan momentum positif setelah meraih kemenangan perdananya di Safari Rally Kenya sebelumnya.
Secara keseluruhan, hari pertama memperlihatkan bahwa tingkat kesulitan lintasan berada di atas rata-rata, terutama dengan banyaknya stage baru yang belum memiliki data historis. Kombinasi antara kondisi lintasan yang berubah-ubah, pemilihan ban, serta tekanan untuk menjaga posisi membuat reli ini terbuka untuk berbagai kemungkinan di hari berikutnya. ![]()
