Ducati MX Team Indonesia langsung tancap gas di Kejurnas Motocross 2026. Tiga motor Desmo450 MX sukses menguasai papan atas klasemen sementara usai putaran pertama yang digelar di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten, Minggu (12/4/2026).

Sorotan utama jatuh ke Diva Ismayana. Pembalap asal Bali itu tampil dominan sejak sesi latihan bebas dan kualifikasi, lalu mengunci performa dengan dua kemenangan di Race 1 dan Race 2. Bukan kemenangan mudah, dua race tersebut diwarnai tekanan dari rival-rival kuat.

Di Race 1, M Zidane sempat memberi perlawanan serius dengan motor yang sama, Ducati Desmo450 MX. Duel berlangsung ketat sebelum akhirnya Diva berhasil mengontrol jalannya lomba dan finis pertama. Race 2 tak kalah intens, dengan Delvintor Alfarizi mencoba mematahkan dominasi. Namun hasilnya tetap sama, Diva keluar sebagai pemenang.

Di sisi lain, Hilman Maksum tampil lebih kalem tapi efektif. Finis di posisi keempat pada dua race memang bukan headline, tapi cukup untuk mengamankan poin krusial bagi tim di klasemen konstruktor maupun individu.

Akumulasi poin dari dua race pun berbicara jelas. Diva memimpin klasemen sementara dengan raihan sempurna 50 poin, diikuti Zidane dengan 42 poin. Hilman melengkapi dominasi Ducati di posisi ketiga dengan 36 poin. Tiga besar, tiga Ducati. Permulaan yang sangat bagus.

“Saya sangat senang dengan hasil ini. Kedua race berjalan tidak mudah, saya harus berjuang keras dan tetap fokus, terutama saat mendapat perlawanan yang sengit dari Zidane dan Delvintor. Tim juga melakukan pekerjaan luar biasa dalam menyiapkan motor, dan ini menjadi modal yang sangat baik untuk seri berikutnya.” ujar Diva, menyoroti kunci kemenangan yang ia raih.

Hilman melihat akhir pekan ini sebagai fondasi. “Ini awal yang cukup baik untuk saya dan tim. Di race 2, saya melakukan start dengan baik dan berhasil mengikuti rombongan pertama pembalap dari awal balapan. Konsistensi menjadi kunci akhir pekan ini, dan saya senang bisa mengamankan poin penting. Masih banyak yang bisa ditingkatkan, dan saya siap tampil lebih maksimal di putaran selanjutnya,” katanya.

Di sisi manajemen, Jimmy Budhijanto menilai hasil ini sebagai awal positif, tapi belum final. Sebagai Prinsipal tim, saya melihat masih banyak aspek yang perlu terus ditingkatkan, seiring dengan status tim kami yang masih relatif baru di dunia balap motocross. Hal ini mencakup sisi pembalap, khususnya dalam pelatihan fisik, serta kekompakkan tim setelah putaran pertama Kejurnas Motocross 2026 ini,” pungkas Jimmy. ![]()
