Putaran pertama Kejurnas Passion Drift 2026 langsung menyajikan tensi tinggi sejak awal musim. Persaingan antar drifter papan atas Indonesia berlangsung ketat, dengan aksi-aksi presisi di lintasan yang menuntut kontrol penuh dan konsistensi dari setiap peserta.

Di kelas Pro, Adhanni Akbar tampil dominan dengan mengamankan posisi juara pertama. Ia diikuti Umbu Gillberth di posisi kedua dan Davin Augusta di peringkat ketiga. Sementara itu di kelas Pro AM, Ryan Plangiten berhasil finis di posisi kedua, dan Negin menutup balapan di posisi keempat untuk kelas Woman Pro AM.

Menariknya, meski berasal dari tim yang berbeda, para pembalap ini memiliki satu benang merah dalam menunjang performa mereka di lintasan. Faktor tersebut datang dari pemilihan ban yang digunakan selama kompetisi berlangsung.

Performa para drifter ini didukung oleh penggunaan Accelera 651 Sport dan 651 Sport Pro, dua ban yang memang dikembangkan untuk kebutuhan performa tinggi. Di lintasan kering, keduanya menawarkan grip yang konsisten sehingga memudahkan pembalap menjaga sudut drift tetap stabil sekaligus memberikan respons throttle yang lebih presisi.

Tak hanya itu, saat kondisi lintasan berubah menjadi basah, karakter ban tetap terjaga. Traksi yang stabil memungkinkan pembalap mempertahankan kontrol mobil tanpa kehilangan performa secara signifikan, sebuah faktor krusial dalam kompetisi drifting yang dinamis.

Kombinasi performa di berbagai kondisi tersebut menjadikan Accelera 651 Sport dan 651 Sport Pro sebagai salah satu elemen penting dalam drifting kompetitif. Dalam olahraga yang sangat mengandalkan konsistensi, kontrol, dan eksekusi teknik, peran ban jelas bukan sekadar pelengkap.

Keberhasilan meraih multiple podium di seri pembuka ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Accelera masih menjadi pilihan utama para drifter dalam menghadapi musim Passion Drift 2026 yang diprediksi akan semakin kompetitif.