Industri kendaraan niaga di Indonesia terus bertumbuh. Di tengah momentum itu, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) tancap gas memperkuat produksi lokal sekaligus membuka peluang lebih besar untuk ekspor. Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza dengan petinggi Hino global dan Indonesia di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Dalam diskusi tersebut, Hino membeberkan langkah konkretnya di Indonesia. Total investasi yang sudah digelontorkan mencapai USD 112,5 juta, dengan kapasitas produksi hingga 75.000 unit per tahun. Tak cuma soal angka produksi, operasional ini juga menyerap sekitar 1.547 tenaga kerja, yang jadi tulang punggung keberlanjutan industri kendaraan komersial di dalam negeri.
Menariknya, Indonesia tak lagi sekadar pasar. Hino mulai memposisikan Tanah Air sebagai hub ekspor global kendaraan niaga. Dengan fasilitas produksi yang terus diperkuat dan rantai pasok lokal yang makin matang, Indonesia dinilai punya modal besar untuk memasok kebutuhan pasar regional hingga internasional.

Dorongan ke arah lокalisasi juga makin terasa lewat peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, kandungan lokal produk Hino berada di kisaran 44,35% sampai 57,26% untuk berbagai model. Bahkan, enam varian Hino 300 Series, yakni 115 SD, 136 HD, 136 HDX, 136 MDL, 115 SDB, dan 115 SDBL sudah menyentuh angka 71,85%. Ini jadi sinyal kuat kalau industri komponen lokal ikut naik kelas.
Di luar lini produksi, Hino juga bermain di sisi pengembangan SDM. Lewat program vokasi, penyediaan fasilitas laboratorium, hingga kolaborasi dengan institusi pendidikan, mereka mencoba membangun ekosistem industri yang lebih sustain dalam jangka panjang.
Pemerintah pun tak tinggal diam. Kolaborasi antara industri dan berbagai stakeholder terus didorong untuk memaksimalkan kapasitas produksi nasional. Targetnya agar industri otomotif Indonesia makin kompetitif dan punya peran lebih besar di peta global.
“Langkah strategis ini semakin memperkuat posisi Hino sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia. Selain berfokus pada peningkatan produksi lokal, kami juga memastikan dukungan layanan purna jual yang menyeluruh guna menjaga performa kendaraan pelanggan. Melalui jaringan layanan yang tersebar luas, ketersediaan suku cadang, layanan perawatan berkala, hingga dukungan teknis profesional, kami berupaya memastikan operasional pelanggan tetap optimal dan produktif di berbagai sektor industri,” tutup Shingo Sakai, Presiden Direktur HMSI. ![]()
