Sean Gelael turun ke Race 1 GT World Challenge Asia (GTWCA) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Sabtu (2/5/2026), dengan rencana yang matang. Bersama tim Garage 75, ia tak sekadar membidik podium, tapi benar-benar mengincar kemenangan lewat strategi yang sudah dihitung detail sejak awal.

Semua dimulai dari sesi kualifikasi. Sean tampil tajam dan berhasil mengamankan pole position dengan catatan waktu 1:28.026 di Qualifying 1, bahkan sempat jadi waktu tercepat di Mandalika. Posisi start terdepan ini jadi fondasi penting untuk menjalankan strategi balapnya.

Sebagai pebalap kelas Silver yang turun sendirian, Sean sadar ada konsekuensi penalti waktu saat pit stop. Karena itu, satu-satunya cara adalah langsung tancap gas sejak awal untuk menciptakan gap aman. Rencana itu berjalan sesuai skenario, Sean memimpin lomba dan secara konsisten menjauh dari para pesaingnya.

Selisih waktu yang ia bangun bahkan sudah cukup untuk mengcover pit stop wajib plus penalti 110 detik tanpa kehilangan posisi pertama. Namun, balapan tak selalu berjalan sesuai hitungan di atas kertas. Insiden yang melibatkan Hiroaki Nagai dan Brian Lee memicu Full Course Yellow yang kemudian berlanjut ke Safety Car.

Di titik ini, seluruh keunggulan Sean praktis hilang. Jarak antar mobil yang tadinya renggang kembali rapat. Strategi yang sudah disusun rapi jadi kurang relevan. Meski pit stop berjalan bersih tanpa kendala, Sean harus menerima kenyataan turun ke posisi keenam saat kembali ke trek.

 

Dari situ, balapan berubah jadi misi recovery. Sean perlahan menemukan ritme dan mulai menyalip satu per satu. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan finis di posisi ketiga, hasil yang tetap kompetitif mengingat situasi yang sempat merugikannya.

“Menjadi pebalap solo memang penuh risiko, tapi kami sudah membuat kalkulasi matang untuk jadi yang terbaik. Safety Car memang mengubah segalanya, tapi itulah balapan. Besok kami mencoba lebih baik,” ujar Sean setelah lomba.

Secara keseluruhan, Sean mengakhiri Race 1 di posisi ketiga, sementara di klasemen kelas Silver ia finis kedua. Balapan dimenangi oleh pasangan Cheng Chongfu/Yu Kuai dari Audi Sport Team Phantom.

Untuk Race 2 yang digelar Minggu (3/5/2026), Sean memulai dari posisi keenam dengan siaran langsung di kanal YouTube @GTWorld.

Keikutsertaannya di Mandalika didukung oleh KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Livin’ by Mandiri.